BANGKALAN, RadarMadura.id – Bazar takjil menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk mengais rezeki. Produk yang dijual merupakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau sehingga laris diburu pembeli.
Fitria, salah seorang pedagang, mengaku sudah dua kali terlibat dalam Bazar Takjil Ramadan.
Jajanan yang dia jual berupa cemilan seperti cireng, ayam suwir, takoyaki, siomay Bandung, gyoza ayam, pentol pedas, dan creamy drink. Dia menjual makanan ringan karena harganya lebih terjangkau.
”Utamanya makanan yang jarang dijual di Bangkalan,” terangnya Kamis (28/2).
Produk olahan yang dijual laris manis dan banyak diburu pengunjung bazar takjil, bahkan saat lima hari pertama.
”Masing-masing item produk yang kami jual harganya berbeda. Misalnya, cireng isi, kami jual per biji Rp 2.500, gyoza ayam Rp 16.000, dan pentol pedas Rp 7.000,” tuturnya.
Fitria menyampaikan, bazar takjil yang dilaksanakan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bersama Pemkab Bangkalan sangat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pihaknya berharap bazar takjil dilaksanakan setiap tahun. ”Kalau bisa dijadikan agenda tahunan,” harapnya. (za/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta