BANGKALAN, RadarMadura.id – Hujan yang mengguyur Bangkalan membuat beberapa wilayah di Kota Salak terendam banjir Selasa (12/3).
Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) mulai membuka dapur umum untuk memasak kebutuhan makanan korban banjir di Bangkalan tersebut.
Fungsional Penata Penanggulangan Ahli Muda Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Tubagus menyatakan, Tagana bersiaga setelah menerima informasi terjadinya banjir.
Informasi banjir tersebut melanda wilayah Kecamatan Geger dan Arosbaya.
Selain itu, mendirikan dapur umum di halaman kantor dinsos untuk memasak kebutuhan warga yang menjadi korban banjir.
Totalnya, sekitar 2.000 nasi bungkus yang akan diserahkan kepada warga korban banjir di Kecamatan Arosbaya dan Geger.
”Kalau yang di Kecamatan Blega, kami masih menunggu perkembangan,” tambahnya.
Anggaran yang digelontorkan Dinsos Bangkalan untuk mendirikan dapur umum dan makanan gratis Rp 28 juta.
Di sisi lain, dinsos juga mengajukan bantuan kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) agar turut memberikan bantuan kepada korban banjir di Kota Salak.
”Sekiranya kami tidak mampu, diajukan pada pemerintah provinsi untuk menurunkan bantuan ke Bangkalan,” jelasnya.
Muti’, warga Desa Kompol, Kecamatan Geger, menyampaikan banjir merendam kediamannya sekitar pukul 04.00. Pihaknya memperkirakan genangan sulit surut.
”Karena hujannya belum berhenti, kemungkinan daerah banjir makin meluas. Kalau sekarang tingginya sudah sampai pinggang orang dewasa,” tandasnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia