BANGKALAN, RadarMadura.id – Target produksi garam 2023 hanya 4.000 ton. Namun, Dinas Perikanan (Diskan) Bangkalan menaikkan target hingga 50 persen, yaitu enam ribu ton.
Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Ahli Muda Edy Wijoyo menyampaikan, produksi garam 2023 melebihi target yang dipatok lembaganya.
Buktinya, di akhir 2023 lembaganya mencatat total produksi garam mencapai 7.560 ton.
”Hasilnya lebih dari yang kami targetkan,” ucapnya mewakili Plt Kepala Diskan Bangkalan Bambang Setyawan.
Meningkatnya produski kristal asin tidak terlepas dari cuaca yang sangat mendukung.
Dengan demikian, 12 kelompok petani garam yang tersebar di lima kecamatan bisa lebih maksimal memproduksi garam, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Sementara itu, target tahun depan dinaikkan menjadi enam ribu ton. Pihaknya yakin, cuaca tahun ini mendukung bagi para pelaku tambak garam.
Dengan demikian, target yang dicanangkan terpenuhi. Bahkan bisa melampaui capaian 2023.
”Cuaca dalam dua tahun terakhir sangat bagus dan produksi garam kita berhasil,” sambungnya,” katanya.
Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Rokib menyampaikan, upaya peningkatan kesejahteraan petambak garam tidak hanya didorong agar meningkatkan produksi.
Pemerintah juga harus hadir memfasilitasi agar serapannya maksimal. Tentunya dengan harga yang bersahabat dan sesuai dengan keringat para petani garam.
”Kualitas dan harga jual garam juga harus diperhatikan oleh dinas terkait sehingga petani kita lebih sejahtera,” katanya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia