BANGKALAN, RadarMadura.id – Program pelatihan kerja berbasis kompetensi tahap satu dimulai. Namun dari empat paket pelatihan yang direncanakan, baru dua paket yang dilaksanakan.
Sedangkan dua paket pelatihan lainnya belum dilaksanakan karena pendaftaran belum memenuhi batas maksimum.
Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Disperinaker Bangkalan Hariyani Fitrianingsih menyampaikan, pelatihan tahap satu dimulai Senin (19/2).
Sementara dua paket pelatihan pendaftarannya diperpanjang karena jumlah peserta minim. Empat paket pelatihan yang dilaksanakan tahap satu adalah kelas menjahit, otomotif, listrik, dan komputer.
Dari empat paket itu, hanya kejuruan menjahit dan komputer yang pesertanya terpenuhi. Sedangkan yang minim peminat dan pendaftarannya diperpanjang yaitu kejuruan listrik dan otomotif.
”Satu kelas 16 peserta pelatihan. Dari hasil pendaftaran yang sudah dibuka, hanya menjahit dan desain grafis (komputer) yang pesertanya terpenuhi,” tambahnya.
Pelaksanaan pelatihan kerja digelar 33 hari. Pelatihan tahap dua rencananya digelar Maret. Maka, dua paket kejuruan yang diperpanjang akan masuk pada pelatihan tahap kedua.
”Saya harap bisa dilaksanakan sebelum tahap dua dibuka. Yang penting jika sudah terpenuhi akan kami laksanakan,” paparnya.
Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Rokib menyampaikan, dinas harus aktif melakukan sosialisasi agar program pelatihan yang dilaksanakan menjangkau semua calon pekerja.
Dengan demikian, dari pelatihan itu, peserta bisa membuka lapangan pekerjaan atau terserap di dunia kerja.
”Sosialisasi tentang pelatihan perlu ditingkatkan. Sebab, program ini akan bermanfaat setelah mereka mengikuti pelatihan,” tandasnya. (ay/jup)
Editor : Ina Herdiyana