BANGKALAN, RadarMadura.id – Antisipasi kebencaanaan menjadi perhatian pemerintah. Sebab, sudah terdapat dua peristiwa longsor yang terjadi di Kecamatan Kokop dan Galis.
Sedangkan cuaca buruk dan hujan dengan intensitas tinggi diprediksi masih akan terus terjadi hingga Februari mendatang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Geger Heri Susianto menyatakan, intensitas hujan berpotensi masih terus terjadi hingga pertengahan triwulan pertama.
Sehingga pemerintah mulai antisipasi bencana yang sering terjadi saat musim hujan.
”Seperti banjir musiman di Arosbaya dan Geger. Tapi, alhamdulillah belum terjadi dan semoga tidak terjadi,” katanya Senin (9/1).
Saat ini sudah ada dua kejadiaan kebencanaan. Yakni, longsor di Desa Kelbung, Kecamatan Galis dan Desa Mandung, Kecamatan Kokop.
”Dua kejadian itu terjadi akhir Desember 2023, kami lakukan asesmen di lokasi,” tambahnya.
Geger menyatakan asesmen lokasi kebencaaan biasa dilakukan dengan dinas teknis lainnya.
Dari proses itu, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah taktis. Misalnya, dengan melakukan perbaikan tembok penahan tanah (PTP) yang longsor.
Perbaikan dampak kebencanaan tidak dilakukan oleh lembaganya. Tetapi, akan ditindak lanjuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
”Perbaikan bukan ranah kami, termasuk penganggarannya,” pungkasnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia