Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Gedung SDN Sanggra Agung 1, Socah, Bangkalan, Bahayakan Siswa

Ina Herdiyana • Rabu, 10 Januari 2024 | 14:10 WIB
JEBOL: Warga melihat kondisi gedung perpustakaan SDN Sanggra Agung 1, Kecamatan Socah, Bangkalan, yang memprihatinkan, Sabtu (6/1). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
JEBOL: Warga melihat kondisi gedung perpustakaan SDN Sanggra Agung 1, Kecamatan Socah, Bangkalan, yang memprihatinkan, Sabtu (6/1). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sarana satuan pendidikan sekolah di Kabupaten Bangkalan tidak semua layak. Seperti di SDN Sanggra Agung 1 dengan kondisi infrastruktur memprihatinkan. Dengan demikian, saat musim hujan siswa dipulangkan lebih awal.

Sekolah di Dusun Maragung Selatan, Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, itu perlu sentuhan pembangunan. Sebab, sejumlah sarana-prasarana (sarpras) di sekolah itu mayoritas rusak. Dari luar terlihat bangunan yang menganga dengan kerusakan cukup parah.

Bangunan tidak utuh atau tersisa separo bangunan itu merupakan gedung perpustakaan. Sementara di ruangan siswa kelas I–IV kondisi plafon hampir semua berlubang. Meja dan bangku termakan rayap dan reyot.

Kepala SDN Sanggra Agung 1 Mohammad Hosen mengungkapkan, kondisi gedung sekolahnya memang sudah lama rusak. Bahkan jauh dari kata layak untuk tempat belajar siswa.

Pihaknya sudah berupaya mengajukan pembangunan total. Jika hanya direhab dirasa kurang. Sebab, tembok yang ada mulai keropos dan miring. Pintu kelas juga jebol dan tinggal satu daun saja. Jendela kelas juga berlubang. ”Pengajuan pembangunan selalu kami lakukan, tapi belum juga turun,” tambahnya.

Hosen menyampaikan, akibat kondisi tersebut, pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa ketika hujan. Sebab, tembok yang miring dikhawatirkan dapat menimpa 143 siswa yang sedang belajar. ”Kalau bocor tidak karena sudah ditembel. Tembok yang miring itu yang saya khawatirkan,” ujarnya.

Sementara untuk perpustakaan, kondisi bangunannya memang rusak berat. Hal itu terjadi setelah tertimpa pohon pada 2021 sehingga buku dipindah. ”Awalnya masih ditempati. Karena kena pohon tumbang, jadi sudah tidak bisa ditempati,” katanya.

Kondisi terparah bangunan sekolah berada di sisi barat. Di sisi utara untuk ruang guru dan kelas V dan VI pernah mendapat rehab pada 2017. Namun, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kembali. ”Bangku dan meja sudah saya masukkan di program BOS tahun ini,” terangnya.

Penjaga SDN Sanggra Agung 1 Abdul Hadi menambahkan, kondisi sekolah yang rusak sudah banyak yang mendokumentasikan. Namun, hingga kini tidak ada hasil dari dokumentasi tersebut. ”Yang foto sekolah ini banyak, tapi tidak dapat perbaikan juga,” terangnya.

Kabid Pembinaan SD Dispendik Bangkalan Dewi Ega Oktavianti tidak berkenan berkomentar panjang mengenai kondisi sekolah itu. Dia beralasan sikap dispendik satu pintu di kepala dinas. ”Bertahap ya. Tapi, saya tidak mau berkomentar,” ujarnya. (ay/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#Dispendik Bangkalan #Satuan pendidikan #Sarana #SDN Sanggra Agung 1 #kecamatan socah #Pembangunan