BANGKALAN, RadarMadura.id – Kabupaten Bangkalan memiliki potensi besar di bidang perikanan tangkap. Sebab, 10 dari 18 kecamatan di Bangkalan berada di wilayah pesisir. Namun, pentingnya inventarisasi produksi perikanan tangkap masih dipandang sebelah mata. Indikasinya, pendataan produksi perikanan tangkap tidak dianggarkan.
Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Bangkalan Huzaimah menyatakan, lembaganya diamanatkan untuk memenuhi target produksi perikanan tangkap. Setiap tahun targetnya terus bertambah.
Target produksi perikanan tangkap tahun ini 26.622,42 ton. Target tersebut lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 26.489,9 ton. Sedangkan realisasi produksi perikanan tangkap tahun lalu 26.318,5 ton. ”Memang tidak terpenuhi 100 persen, kurang berapa persen saja,” tambahnya.
Perempuan yang biasa disapa Uuk itu menyatakan, produksi perikanan tangkap berhasil diinventariasi melalui pendataan di lapangan. Meskipun proses inventariasi tersebut tidak teranggarkan dalam rencana kerja anggaran (RKA).
”Pemenuhan target produksi dilakukan dengan mendata nelayan yang ada di lapangan,” imbuhnya. (ay/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana