BANGKALAN, RadarMadura.id – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berkomitmen menjadi perguruan tinggi (PT) unggul di bidang pendidikan dan riset dengan statusnya sebagai badan layanan umum (BLU).
Yaitu, dengan peningkatan daya saing lulusan dan rekognisi yang unggul di tingkat nasional dan internasional.
Terdapat 27 prioritas dan strategi percepatan pengembangan yang akan dilakukan UTM ke depan.
Di antaranya, perumusan langkah-langkah taktis dan strategis untuk mengakselerasikan implementasi BLU, peningkatan akreditasi prodi dan institusi, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Rektor UTM Safi’ menerangkan, lembaganya akan melakukan pengembangan berbasis klaster Madura, pengembangan tridarma perguruan tinggi dari based on campus ke based on society.
Kemudian, akan melakukan peningkatan dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Juga, melakukan penataan organisasi yang efektif dan efisien.
”Termasuk juga, melakukan penguatan lima core business. Yakni penguatan inovasi, belmawa, risbang, sumberdaya, dan penguatan kelembagaan,” jelas Safi’.
Percepatan pengembangan yang dicanangkan di 2024 juga perlu didukung peningkatan kualitas lulusan.
Kemudian, didukung dengan penyiapan segala sesuatu yang bisa menjadi penunjang akreditasi prodi internasional.
Lalu, penyiapan akreditasi institusi agar menjadi unggul. Juga mendorong program studi yang masih terakreditasi baik menjadi unggul.
Selanjutnya, mendorong prodi yang terakreditasi unggul bisa terakreditasi internasional.
”Kami juga mendorong peningkatan pencapaian indikator kinerja utama (IKU) tahun depan,” imbuhnya.
Safi’ menambahkan, UTM juga menyiapkan indikator kinerja yang fokus pada pengembangan di masa kepemimpinannya periode 2022–2026.
Tahun lalu, UTM menginisiasi BLU dengan menyiapkan beberapa indikator.
Yaitu, jumlah prodi akreditasi A, 100 artikel bereputasi internasional, dan jumlah guru besar sebanyak 7 orang.
Kemudian, di 2023, BLU UTM terealisasi tujuh prodi akreditasi unggul dan 150 artikel bereputasi internasional.
Lalu, memiliki guru besar 15 orang, dan melakukan kerja sama dengan 33 pelaku industri.
Sedangkan di 2024, UTM menargetkan jumlah prodi akreditasi unggul meningkat. Termasuk, jumlah guru besar juga bertambah menjadi 30 orang.
”Pada 2024, prodi akreditasi unggul ditargetkan menjadi 10, prodi akreditasi internasional 2, artikel bereputasi internasional menjadi 200. Kerja sama dengan industri ditargetkan menjadi 66 dan jumlah start-up 7,” paparnya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia