BANGKALAN, RadarMadura.id – Momentum Natal dan tahun baru (nataru) biasa dimanfaatkan untuk berlibur. Pada libur penutup tahun ini diprediksi mengalami lonjakan lalu lintas dibanding tahun lalu. Ratusan personel gabungan disiagakan di gerbang Madura.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Ariek Moen menyampaikan, persiapan menyambut nataru sudah dimaksimalkan. Baik persiapan dari sektor petugas maupun angkutan. Terlebih, prediksi nataru tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
”Tahun ini aktivitas kendaraan ke Madura akan mengalami peningkatan,” katanya Rabu (20/12).
Volume kendaraan yang akan melintas di Jembatan Suramadu diperkirakan 1.442.203 unit. Sedangkan yang menyeberang dari Pelabuhan Ujung ke Pelabuhan Kamal diprediksi 65.658 unit.
Pada momen yang sama tahun lalu, 1.347.734 kendaraan melintas di Jembatan Suramadu. Sedangkan yang melewati Pelabuhan Ujung–Kamal 64.983 unit. Karena itu, lonjakan tahun ini diperkirakan akan naik 2 persen hingga 6 persen.
Hal itu dikarenakan liburan panjang dari Jumat (22/12) hingga Selasa (26/12). Sehingga, warga Madura, khususnya yang di perantauan akan mudik.
Dishub Bangkalan akan membangun tiga posko di gerbang Madura. Yakni, posko pelayanan di Gerbang Suramadu serta posko pengamanan di Pelabuhan Kamal dan Kota. Pengawasan tersebut akan dimulai Jumat (22/12) hingga Selasa (2/1/2024). ”Keberadaan posko menyesuaikan dengan jumlah anggota personel,” terangnya.
Lonjakan kendaraan itu menuntut jumlah personel yang disiagakan bertambah. Tahun ini ada 73 personel yang diturunkan. Tahun sebelumnya hanya 50 personel. Mereka akan bertugas mengurai kemacetan di titik dan jalan poros yang aktivitas kendaraan tinggi.
”Mekanisme pengurangan kemacetan ini sudah kami lakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan jalur-jalur tertentu,” ucapnya.
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Grandika Indera Waspada menyampaikan lonjakan tahun ini pasti terjadi. Selain karena liburan panjang, lonjak kendaraan tahun ini karena masa pandemi sudah selesai.
Pihaknya juga akan mengerahkan 57 personel. Mereka akan menyebar di pos pelayanan dan lima posko keamanan. ”Kami akan antisipasi bersama dengan menggandeng stakeholder yang lain,” terangnya. (ay/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti