Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bangkalan Belum Memiliki Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, DKP: Rencananya Tahun Depan

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 16 Desember 2023 | 21:04 WIB

DEMI KELUARGA: Petani mulai mempersiapkan masa tanam di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (1/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
DEMI KELUARGA: Petani mulai mempersiapkan masa tanam di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (1/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Hingga saat ini, Pemkab Bangkalan belum juga memiliki lumbung. Pembangunan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) tersebut direncanakan dilakukan tahun depan.

Kabid Distribusi Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bangkalan Wiwik Riskiyati menyampaikan, Bangkalan memang belum memiliki CPPD. Jika merujuk pada ketentuan pusat, suatu daerah diharuskan memiliki lumbung cadangan pangan sendiri.

”Jadi dari pemerintah pusat memang diharuskan memiliki lumbung,” katanya Jumat (15/12).

Lumbung tersebut difungsikan untuk menyimpan hasil tani masyarakat. Sehingga, akan menjadi solusi di musim paceklik dan ketika stok pangan menipis.

Namun, sejauh ini daerah hanya memiliki lumbung pangan masyarakat (LPM) di tingkat desa. ”Kalau LPM kami ada, dan yang masih aktif hanya 17 gapoktan (gabungan kelompok tani),” tambahnya.

Menurutnya, belum berdirinya CPPD di Bangkalan karena tidak adanya anggaran. Namun, pihaknya akan mengupayakan untuk merealisasikan pembangunan lumbung daerah tersebut. ”Sehingga dapat memfasilitasi penyimpanan pangan petani,” ucapnya.

Wiwik menyatakan, untuk membangun lumbung daerah harus diperkuat oleh peraturan bupati (perbup). ”Rencananya akan disusun di tahun anggaran 2024 dengan melibatkan sejumlah stakeholder,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Fatmasari Margaretta
#bangkalan #Trending #berita bangkalan #Lumbung #DKP #pangan #stok pangan