BANGKALAN, RadarMadura.id – Target pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan dari Museum Cakraningrat rendah. Buktinya, selama satu tahun, targetnya cuma Rp 1 juta.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma menyatakan, target PAD museum yang dikelola lembaganya akan dinaikkan di tahun anggaran 2024. Sebab, PAD yang diperoleh dari retribusi Museum Cakraningrat terpenuhi.
Jumlah pengunjung mengalami kenaikan cukup signifikan. Kenaikan pendapatan dilakukan karena kegiatan yang digelar di Museum Cakraningkat memengaruhi perolehan retribusi yang diterima lembaganya.
”Tahun ini satu karcis masuk museum itu hanya Rp 3.000. Kemungkinan bisa naik sampai Rp 5.000 dengan beberapa pertimbangan,” katanya.
Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Subaidi menyampaikan, PAD Museum Cakraningrat tahun depan akan dinaikkan. Keputusan itu akan dibarengi dengan kenaikan retribusi bagi pengunjung. Namun, regulasi yang mengatur masih dalam proses fasilitasi oleh gubernur Jawa Timur (Jatim).
Dinaikkannya PAD museum sudah mempertimbangkan banyak hal. Di antaranya, pendapatan yang diperoleh tahun ini. Kemudian, jumlah pengunjung semakin banyak. ”Sudah kami bahas untuk peningkatan PAD museum, tapi masih menunggu gubernur,” katanya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana