Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bawa Sajam dan Senpi, Warga Bangkalan Diciduk di Lokasi Pilkades, Diduga Perselihan Judi

Fatmasari Margaretta • Jumat, 27 Oktober 2023 | 00:37 WIB

TIDAK BERKUTIK: Warga Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, digelandang petugas setelah diketahui membawa senpi rakitan di lokasi pilkades Desa/Kecamatan Konang Rabu (25/10). (ISTIMEWA)
TIDAK BERKUTIK: Warga Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, digelandang petugas setelah diketahui membawa senpi rakitan di lokasi pilkades Desa/Kecamatan Konang Rabu (25/10). (ISTIMEWA)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dua pria diamankan polisi saat pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa/Kecamatan Konang Rabu (25/10). Alasannya, mereka kedapatan membawa senjata api (senpi) jenis revolver dan senjata tajam (sajam).

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, penangkapan terhadap warga yang membawa senpi dan sajam terjadi di luar tempat pemungutan suara (TPS). Hal itu diawali adanya keributan yang diduga dipicu perselisihan antar pemain judi.

Keributan itu dilakukan warga Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, bernama Ripin dan Mahfud. Awalnya, keduanya sama-sama berada di warung bakso tidak jauh dari TPS.

Tidak lama berselang, Mahfud mencabut sebilah celurit dari pinggangnya. Sedangkan Ripin mengeluarkan pistol rakitan dari pinggangnya saat terjadi keributan disaksikan banyak orang. Karena itu, keduanya ditangkap oleh aparat keamanan yang berjaga di TPS.

Setelah itu, Ripin dibawa ke Mapolsek Konang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan Mahfud melarikan diri membawa mobil Terios warna putih dengan nomor polisi (nopol) L 1284 CAM.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya membenarkan diamankannya dua pria saat pelaksanaan pilkades di Desa/Kecamatan Konang tersebut. Namun, menurut dia, penangkapan itu tidak dilatarbelakangi perselisihan judi, tetapi karena didapati membawa sajam dan senpi saat personelnya melakukan pemeriksaan di sekitar TPS.

”Saat ada pemeriksaan di TKP, anggota menemukan warga membawa senpi,” ungkapnya kemarin.

Pelaksanaan pilkades tahap tiga kali ini harus aman. Para pendukung dari setiap calon juga ikut serta mengamankan pelaksanaan pilkades. Apalagi, setelah pilkadas akan dilaksanakan pesta demokrasi yang lebih besar, yaitu pemilu. ”Pilkades saat ini harus aman dan damai,” ujarnya.

Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie menjelaskan, pelaksanaan pilkades tahap tiga ini harus berlangsung aman dan damai. Para calon Kades (cakades) yang menang ataupun yang kalah harus sama-sama merangkul untuk menghindari permusuhan.

”Pilkades tahap tiga ini harus lebih aman dari pelaksanaan sebelumnya. Menang kalah sudah biasa, semoga terus aman dan damai,” harapnya. (za/jup)

 Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Fatmasari Margaretta
#bangkalan #keributan #Trending #celurit #tps #senpi #TKP #konang #Pilakdes #sajam #perselisihan #viral #pistol #Cakades #radar madura #judi