Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Ngantuk, Warga Sampang Tewas Tabrakan di Bangkalan

Abdul Basri • Selasa, 23 Mei 2023 | 20:04 WIB
JALANI PROSES: Anggota Unit Laka Satlantas Polres Bangkalan menunjukkan truk yang terlibat laka lantas di halaman kantornya, Senin (22/5). (DARUL HAKIM/JPRM)
JALANI PROSES: Anggota Unit Laka Satlantas Polres Bangkalan menunjukkan truk yang terlibat laka lantas di halaman kantornya, Senin (22/5). (DARUL HAKIM/JPRM)
BANGKALAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Bangkalan kembali terjadi Senin (22/5). Insiden itu dialami Nuryanto, pengendara motor Yamaha N-Max, asal Desa Kembang Jeruk, Kecamatan Banyuates, Sampang. Pria 28 tahun itu tewas setelah menabrak truk yang melaju dari arah berlawanan.

Informasi yang dihimpun koran ini, korban melaju dari utara menuju selatan. Dia membonceng Ummah, 26. Mereka masih satu desa. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Jalan Raya Lajing,  Kecamatan Arosbaya, kendaraan korban oleng ke kanan.

Sementara dari arah berlawanan, muncul truk kuning. Kendaraan dengan nomor polisi (nopol) L 9010 B0 itu dikendarai Suwaji, 60, warga Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto. Melihat laju kendaraan korban ke kanan, Suwaji banting setir ke kiri.

”Saya melihat jelas, laju kendaraan korban ke kanan. Takut nabrak, saya banting setir ke kiri sampai ke bahu jalan. Tapi, kendaraan korban pancet nyelonong (tetap melaju, Red),” kata Suwaji saat diwawancarai Senin (22/5).

Akibat laka lantas tersebut, sepeda motor korban menabrak body depan pojok kanan. Lalu, mengenai besi bak truk yang ada di samping. ”Seandainya tidak banting setir ke kiri, tabrakan adu depan. Kemungkinan korban terlindas,” imbuhnya.

Pria yang juga dipanggil Bogel itu menjelaskan, kemungkinan korban mengantuk. Makanya, laju kendaraan agak ke tengah. Setelah banting setir, selain laju kendaraan yang dikendarainya keluar jalur, bak rusak karena mengenai pohon. ”Saya ngirim bihun dua pekan sekali ke Sepulu. Ini musibah, mau bagaimana lagi? Semoga keluarga korban yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tandasnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan Iptu Sys Eko Purnomo menyampaikan, insiden tersebut terjadi karena pengemudi motor melaju terlalu ke tengah. Sementara dari arah berlawanan muncul truk. Karena jarak terlalu dekat, laka lantas tak terhindarkan. ”Berdasar analisis sementara, pengemudi sepeda motor mengantuk,” katanya.

Sys Eko menambahkan, laka lantas terjadi sekitar pukul 10.00. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi motor meninggal di TKP, sedangkan korban yang membonceng selamat. Namun, dia mengalami beberapa luka. Antara lain, luka robek di dahi, luka, dan patah di bagian tangan kanan dan kiri.

”Korban selamat dan menjalani perawatan intensif di RSUD Syamrabu. Meski sadar, saat ini belum bisa dimintai keterangan. Sementara kendaraan yang terlibat laka lantas sudah kami amankan,” jelasnya mewakili Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Anindita Harcahyaningdyah.

Perwira berpangkat dua balok emas di pundaknya itu mengimbau kepada semua pengendara (baik kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih, bila mengantuk di jalan atau lelah, sebaiknya istirahat. ”Kalau mengantuk, cari tempat aman untuk istirahat. Jangan memaksakan diri mengemudi kendaraan demi keselamatan sendiri dan orang lain,” imbaunya. (rul/yan) Editor : Abdul Basri
#Yamaha N-Max #polres bangkalan #laka lantas #kecelakaan