Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Gigit Jarum saat Rapikan Hijab Bisa Berakibat Fatal

Abdul Basri • Selasa, 7 Maret 2023 | 06:00 WIB
Pientoko Endawati, S.Si.Apt, Penanggung Jawab CSSD RSUD Syamrabu. (SYAIFUL BAHRI FOR RadarMadura.id)
Pientoko Endawati, S.Si.Apt, Penanggung Jawab CSSD RSUD Syamrabu. (SYAIFUL BAHRI FOR RadarMadura.id)
BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Bagi sebagian kaum hawa, hijab dan jarum pentul menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Berkat jarum pentul, penggunaan hijab lebih mudah, simpel, dan rapi.

Namun, tidak sedikit hijaber yang memiliki kebiasaan buruk saat mengenakan kerudung dengan jarum pentul. Yaitu, menggigit jarum saat menggunakan dan merapikan hijab. Padahal, itu dapat berakibat sangat fatal.

”Sebab, jarum pentul bisa masuk ke saluran makanan (esofagus) dan pernapasan (bronkus),” ucap Penanggung Jawab Poli Telinga Hidung Tenggorokan (THT) RSUD Syamrabu dr. Endang Fitrih Mulyaningsih, Sp.THT-KL.

Menurut dia, sebenarnya jarum pentul yang tertelan dapat dikeluarkan melalui feses. Namun, sebaiknya diperiksa ke dokter atau fasilitas kesehatan (faskes). Sebab, harus tetap dievaluasi melalui pemeriksaan foto rontgen toraks atau abdomen. ”Tujuannya, melacak keberadaan jarum. Sebab, ada bagian yang tajam dan bisa melukai organ dalam seperti lambung dan usus,” imbuhnya.

Namun, sambung Endang, bilamana jarum pentul masuk ke jalan pernapasan, harus dilakukan tindakan medis agar bisa dikeluarkan. Tindakan medis itu bisa dilakukan setelah melalui prosedur pemeriksaan foto rontgen dada dan laboratorium. ”Yaitu, menggunakan bronkoskopi ekstraksi,” sambungnya.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengetahui jarum pentul tertelan masuk ke saluran makanan atau saluran napas? Dia mengakan, ada tiga cara yang dapat diketahui apabila benda asing masuk saluran pernapasan. Yaitu, fase akut, subakut, dan laten atau komplikasi.

Ciri khas yang paling mudah dikenali pada fase akut adalah batuk mendadak yang bertubi-tubi. Apabila benda asing yang masuk besar dan menutup saluran pernapasan, bisa berakibat fatal, yaitu dapat menyebabkan kematian.

”Kasus tersedak jarum pentul ini sering terjadi di kalangan para pelajar. Alasan remaja putri menggigit jarum pentul ketika sedang memakai atau merapikan hijab katanya agar lebih mudah,” sambungnya.

Perempuan yang akrab dipanggil dokter Endang itu mengimbau kepada hijaber untuk tidak menggigit jarum pentul. ”Saran kami, simpan jarum pentul di tempat aman saat sedang merapikan hijab,” sarannya. (jup/yan) Editor : Abdul Basri
#dokter rumah sakit #sehat #rumah sakit #kesehatan #rsud syamrabu