Mereka diarak dari Kecamatan Burneh hingga Pendapa Agung Bangkalan dengan berbagai macam kendaraan. Iring-iringan kendaraan di sepanjang jalan menuju rumah dinas itu menyedot perhatian masyarakat dan seluruh pengguna lalu lintas.
Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, pencapaian kontingen Bangkalan di ajang porprov VII tahun ini sangat luar biasa dan membanggakan. Sebab, mereka mampu membawa pulang 53 medali dari ajang paling bergengsi di tingkat provinsi tersebut. Perinciannya, 16 medali emas, 12 perak, dan 25 perunggu.
”Dari 53 medali itu, poin yang Bangkalan peroleh 113,” terangnya kemarin (4/7).
Poin yang diraih kontingen Bangkalan selama berjuang di porprov melebihi target yang dicanangkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangkalan. Yakni, 100 poin. Itu pencapaian terbaik Bangkalan selama mengikuti ajang porprov.
”Biasanya kita berkutat di peringkat 38 dari 38 kabupaten/kota, sekarang melejit dan bisa tembus di peringkat 14,” tutur mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.
Semua itu, sambung Ra Latif, tidak lepas dari perjuangan atlet, ofisial, KONI, dan suluruh jajaran ketua cabor yang sudah bekerja keras di empat kabupaten yang menjadi venue porprov VII. Yakni, Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.
”Mudah-mudahan di porprov yang akan datang kita bisa meningkatkan perolehan medali kita,” harapnya.
Atlet yang membawa pulang medali dari ajang porprov akan diganjar bonus puluhan juta. Peraih medali emas akan diberi bonus Rp 20 juta. Sementara pelatih akan diganjar bonus Rp 15 juta. Sementara atlet peraih medali perak akan diberi bonus Rp 15 juta dan pelatihnya Rp 10 juta.
”Untuk peraih medali perunggu akan kami beri bonus Rp 10 juta dan pelatihnya Rp 5 juta,” katanya.
Ketua KONI Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menyatakan, pencapaian di poprov VII tahun ini akan dijadikan bahan evaluasi. Harapannya, torehan medali dan poin di porprov VIII yang akan digelar 2023 bisa lebih baik. ”Poin kita melebihi target dan ekspektasi. Karena target kita 100 poin, sedangkan yang kita raih 113 poin,” katanya.
Berdasar pengalaman porprov VI pada 2019, peraih poin 100 itu dapat masuk di peringkat 10 besar. Sementara di porprov tahun ini medali yang diperebutkan lebih banyak. Sementara dari kekuatan kontingen, Bangkalan paling minim dibandingkan kabupaten/kota lainnya.
”Banyak hal yang akan terus kita benahi. Salah satunya, pembinaan olahraga,” kata mantan ketua KPU Bangkalan itu. (jup/rus) Editor : Abdul Basri