Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan. Komitmen itu diwujudkan semata-semata agar pasien dapat pelayanan prima.
TANGISAN bayi terdengar. Seorang bayi berjenis kelamin perempuan lahir di RSUD Syamrabu Bangkalan, Minggu (7/3). Halimatus dan Alfiuddin tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Sebab, anggota keluarga pasangan suami istri (pasutri) itu bertambah.
Kebahagiaan bertambah karena pelayanan rumah sakit milik Pemkab Bangkalan itu memuaskan. Jabang bayi yang lahir dengan berat 3.270 gram dan panjang 49 sentimeter itu dirawat dengan baik. Bahkan, mereka diantar sampai ke rumah di Dusun Nongmalakah, Dalemeh, Kecamatan Galis, Rabu (10/3).
Alfiuddin tidak menyangka hingga diantar ke rumah usai persalinan sang istri. ”Mator sakalangkong dha’ Roma Sake’ Bangkalan tor dha’ Pa’ Bupati. Terros dha’ aparat-aparat se ngater kaula mator sakalangkong jugan,” katanya.
Halimatus satu dari tiga perempuan yang mengikuti peresmian pelayanan kesehatan Bersalin Sehat Antar Sampai Rumah (Bersema). Selain dia, ada pasangan Yuyun Qurrotul Uyun-Abu, warga Desa Karang Pao, Arosbaya; dan Fatimah-Niman, warga Soket Daya, Tragah.
Bersema itu merupakan layanan unggulan RSUD Syamrabu Bangkalan. Layanan ini diperuntukkan ibu yang melahirkan di rumah sakit hingga diantar ke rumah pasien. Setelah meresmikan Bersema, bupati yang akrab disapa Ra Latif itu memang fokus terhadap dunia pendidikan dan kesehatan, selain urusan infrastruktur.
”Bersema ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pasien tidak hanya dapat pelayanan kesehatan. Tetapi usai melahirkan, pasien juga akan diantar hingga ke rumahnya,” kata Ra Latif.
Ra Latif mengatakan, Bersema ini upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal perbedaan. Pasien umum yang bayar mandiri atau ditanggung pemerintah akan diantar sampai rumah masing-masing.
”Langkah yang kami lakukan selaku abdi masyarakat dan abdi negara tentu harus terpanggil di tengah-tengah masyarakat,” kata dia. Caranya, dengan membuat inovasi membantu dan memberikan kemudahan serta fasilitas pelayanan yang optimal di bidang kesehatan. ”Salah satunya, pelayanan persalinan yang baru kami resmikan ini,” ucapnya.
Ra Latif mengapresiasi jajaran direksi rumah sakit yang telah bekerja sama untuk membuat terobosan dan inovasi baru dalam peningkatan pelayanan. Dia mengajak bersama-sama untuk memajukan rumah sakit dan terus meningkatkan pelayanan.
Dia berharap tidak hanya pelayanan yang ditingkatkan, tetapi tenaga kesehatan (nakes) juga harus mampu meningkatkan skill dan keahlian dalam memenuhi tuntutan masyarakat. Tujuannya, agar RSUD Syamrabu Bangkalan mendapatkan tempat di hati masyarakat.
”Supaya rumah sakit kita ini tetap menjadi rujukan pilihan utama. Karenanya, nakes harus memberikan senyum, salam, dan sapa yang ramah kepada pasien. Biar pasien itu memperoleh kepuasan,” harapnya.
Kepala Diskominfo Bangkalan Agus Zein menambahkan, Beresma untuk siapa saja, pasien umum dan pasien biakes maskin. Pasien biakes maskin itu adalah masyarakat miskin yang manfaat pelayanan kesehatannya tidak ditanggung oleh jaminan kesehatan nasional (JKN).
”Itu gratis sampai diantar ke rumahnya. Termasuk untuk pasien umum,” jelasnya. (daf/luq/par)
Editor : Administrator