Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bersyukur Radar Madura Tetap Bertahan

Abdul Basri • Sabtu, 27 Juli 2019 | 21:48 WIB
Bersyukur Radar Madura Tetap Bertahan
Bersyukur Radar Madura Tetap Bertahan

BANGKALAN – Salah seorang yang mendapat manfaat atas keberadaan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) adalah Maryamah. Dengan menjadi agen, perempuan berhijab itu bisa menyekolahkan buah hatinya hingga perguruan tinggi.


Kediamannya berada di selatan Jalan Raya Galis, Kecamatan Galis, Bangkalan. Di depan rumah berpagar warna hitam itu ada seorang perempuan Rabu (24/7). Ketika JPRM menanyakan keberadaan Maryamah, perempuan itu meminta untuk menunggu. Beberapa menit kemudian, mempersilakan JPRM duduk di ruang tamu.


Belum genap lima menit, seorang lelaki berkacamata menemui JPRM. Dia ialah Nur Kholis, suami Maryamah. Pria 59 tahun itu langsung menawarkan kue setelah berjabat tangan. Lalu, disusul Maryamah di belakangnya.


Ketika berkenalan, ternyata ada tamu lagi dua orang. Satu perempuan dan satu lelaki. Tamu perempuan berjalan jongkok sambil menunduk dari pintu. Sedangkan si pria bersalaman dengan posisi tubuh agak membungkuk. Ternyata tuan rumah merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrohmiy Galis.


Maryamah menjadi agen koran JPRM sejak 1996. Waktu itu menjadi agen Jawa Pos. Dia menjadi agen karena saudaranya bekerja di Jawa Pos. ”Saya menjadi agen koran memang sudah lama,” ucapnya.


Perempuan 54 tahun itu mempekerjakan dua orang untuk mengantarkan koran kepada pelanggan. Pihaknya bersyukur menjadi agen JPRM. ”Alhamdulillah sampai sekarang tetap menjadi agen,” jelasnya.


Manfaat menjadi agen bisa mengetahui informasi. Sebab, ketika koran datang, sebelum diantarkan kepada pelanggan, biasa dibaca dulu. ”Selain itu, bisa menyekolahkan anak sampai perguruan tinggi. Bisa melengkapi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah berkah, bisa membantu perekonomian,” imbuhnya.


Maryamah bersyukur Radar Madura bisa bertahan. Dia juga mendoakan agar koran ini terus bertahan karena tetap ingin menjadi agen. Di usia yang ke-20, JPRM diharapkan terus jaya dan bisa memberikan informasi valid kepada pembaca.


”Kalau berita di online tidak lengkap, kalau koran lengkap. Itu yang perlu dipertahankan,” harapnya.

Editor : Abdul Basri
#radarmadura.id #jawa pos #radar madura