BANGKALAN – Yayasan Pendidikan dan Sosial Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikam Tunjung, Kecamatan Burneh, menggelar haflah ikhtitam dan wisuda Sabtu (30/6). Acara ini dihadiri sejumlah ulama, Forkopimda Bangkalan, serta ribuan masyarakat. Hadirin juga mendapat pengarahan dan tausiah dari Direktur Aswaja Center PW NU Jatim KH. Abdurrahman Navis. Lc., M.H.I.
Pengasuh Ponpes Al-Hikam Tunjung, Burneh, Bangkalan, Drs. KH. Nuruddin A. Rahman, S.H. menyampaikan, acara ini rutin digelar. Tahun ini sebanyak 635 lulusan yang diwisuda. Mulai jenjang PAUD, MID, SMP, SMA, dan SMK.
Saat ini sudah ada 650 santri baru. Santri yang menempuh pendidikan di pesantren itu 2.000 lebih. Selain menggelar haflah ikhtitam dan wisuda, Al-Hikam juga menggelar bakti sosial, seperti beasiswa untuk anak tidak mampu.
”Kami juga menggelar khitan masal. Ada 200 anak yang akan dikhitan,” katanya.
Kegiatan digelar dalam rangka mengenalkan kepada masyarakat terkait proses pendidikan di Al-Hikam. Selain bisa sekolah, juga bisa mengaji. ”Ada pengajian kitab kuning, pendalaman ilmu agama. Landasan dasarnya itu. Tetap ala pesantren. Pendidikan keagamaan tetap menjadi prioritas,” terangnya.
Peserta didik tidak hanya dari Bangkalan, melainkan datang dari berbagai daerah. Di antaranya Kalimantan, Jakarta, Surabaya, Lombok, Situbondo. Bahkan, juga terdapat santri dari Malaysia.
Alumni Al-Hikam banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi. ”Ada 21 lulusan sudah diterima di perguruan tinggi dengan beasiswa. Sebagian menunggu pengumuman. Ada 70 lulusan tahun ini yang melanjutkan ke perguruan tinggi,” paparnya.
Diterangkan, Al-Hikam berlandaskan ahlussunnah wal jamaah (aswaja). Anak didik dicetak dari segi keislaman, nasionalisme serta berakhlakul karimah. ”Kami siap membantu untuk pendidikan masyarakat. Mohon dukungan masyarakat. Al-Hikam berlandaskan aswaja,” tegasnya.
Editor : Abdul Basri