BANGKALAN – Salah satu destinasi wisata di Madura adalah Jembatan Suramadu. Namun, keindahan jembatan yang diresmikan pada 2009 itu telah lama berkurang. Sebab, lampu hias warna-warni yang biasanya menyala pada malam hari padam.
Sudah sekitar setahun lebih lampu hias di Suramadu padam. Hingga Minggu (1/10), belum ada tanda-tanda lampu tersebut akan diperbaiki. Perbaikan lampu hias Jembatan Suramadu membutuhkan dana miliaran rupiah.
Padamnya lampu hias di jembatan terpanjang di Indonesia itu disayangkan warga. Salah satunya Faizah, 27, warga Desa Kesek, Kecamatan Labang, Bangkalan. Dia mengatakan, Jembatan Suramadu sudah tak seindah dulu. Sebab, lampu hias tidak pernah menyala. ”Setahun lebih lampu hias Suramadu mati,” ujarnya.
Ibu dua putra itu berharap, pihak pengelola Jembatan Suramadu memperbaiki lampu hias warna-warni agar kembali menyala. Jika lampu hias menyala, Suramadu bisa indah kembali pada malam hari. ”Mudah-mudahan secepatnya diperbaiki,” ucapnya.
Kepala Gerbang Tol Suramadu Mudjiono membenarkan sudah setahun lebih lampu hias warna-warni padam. Kata dia, terjadi kerusakan pada instalasi untuk menyalakan lampu hias di Suramadu.
Mudjiono mengaku belum mengetahui kapan lampu hias diperbaiki. Untuk membuat lampu hias menyala seperti sediakala, terang dia, dibutuhkan anggaran Rp 3 miliar. ”Tidak tahu kapan diperbaiki. Tidak ada anggarannya,” pungkas dia.
Editor : Abdul Basri