alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pengunjung Capai 500 Orang Per Hari

SUMENEP – Memasuki masa libur panjang akhir tahun, pengunjung Museum Keraton Sumenep membeludak. Beberapa hari terakhir, rata-rata pengunjung di museum yang menyimpan peninggalan sejarah Kabupaten Sumenep itu mencapai 500 orang per hari.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Keraton Sumenep Moh. Erfandi menuturkan, kenaikan jumlah pengunjung mencapai 250 persen. Di hari biasa, pengunjung di museum rata-rata 200 orang per hari.

Pada hari libur ini, rata-rata pengunjung mencapai 500 orang per hari. ”Kalau kenaikan jumlah pengunjung alhamdulillah lumayan signifikan. Bankan, sampai dua setengah kali lipat,” ujarnya.

Erfandi menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungn mulai terjadi Kamis (22/12).  Hanya, peningkatan jumlah pengunjung tahun ini lebih sedikit daripada tahun lalu yang mencapai 600 kunjungan per hari.

Baca Juga :  Banyak Wisata Baru, Slopeng Kalah Saing

Menurut Erfandi, ada beberapa factor yang mengakibatkan penurunan angka pengunjung itu. Yaitu, kondisi cuaca dan infrastruktur jalan di Pulau Madura. Angin puting beliung dan banjir ikut memengaruhi jumlah pengunjung.

Selain itu, kemacetan di beberapa titik akses menuju Sumenep membuat angka kunjungan menurun dibandingkan dengan tahun lalu. ”Misalnya, kemacetan yang terjadi di Kecamatan Blega, Bangkalan,” jelasnya.

Erfandi mengklaim pendapatan asli daerah (PAD) Museum Keraton Sumenep telah melewati target. Tahun ini target PAD Keraton Sumenep Rp 86 juta. Hingga kemarin, pihak museum berhasil mengumpulkan PAD Rp 90 juta.

”Alhamdulillah di penghujung tahun ini kami mendapat berkah. Dengan begitu, target PAD museum sudah tercapai,” pungkasnya.

Baca Juga :  Paket Wisata┬áMadura, Kerja Sama Tarik Minat Pelancong
- Advertisement -

SUMENEP – Memasuki masa libur panjang akhir tahun, pengunjung Museum Keraton Sumenep membeludak. Beberapa hari terakhir, rata-rata pengunjung di museum yang menyimpan peninggalan sejarah Kabupaten Sumenep itu mencapai 500 orang per hari.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Keraton Sumenep Moh. Erfandi menuturkan, kenaikan jumlah pengunjung mencapai 250 persen. Di hari biasa, pengunjung di museum rata-rata 200 orang per hari.

Pada hari libur ini, rata-rata pengunjung mencapai 500 orang per hari. ”Kalau kenaikan jumlah pengunjung alhamdulillah lumayan signifikan. Bankan, sampai dua setengah kali lipat,” ujarnya.


Erfandi menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungn mulai terjadi Kamis (22/12).  Hanya, peningkatan jumlah pengunjung tahun ini lebih sedikit daripada tahun lalu yang mencapai 600 kunjungan per hari.

Baca Juga :  Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, TRK Belum Sumbang PAD

Menurut Erfandi, ada beberapa factor yang mengakibatkan penurunan angka pengunjung itu. Yaitu, kondisi cuaca dan infrastruktur jalan di Pulau Madura. Angin puting beliung dan banjir ikut memengaruhi jumlah pengunjung.

Selain itu, kemacetan di beberapa titik akses menuju Sumenep membuat angka kunjungan menurun dibandingkan dengan tahun lalu. ”Misalnya, kemacetan yang terjadi di Kecamatan Blega, Bangkalan,” jelasnya.

Erfandi mengklaim pendapatan asli daerah (PAD) Museum Keraton Sumenep telah melewati target. Tahun ini target PAD Keraton Sumenep Rp 86 juta. Hingga kemarin, pihak museum berhasil mengumpulkan PAD Rp 90 juta.

”Alhamdulillah di penghujung tahun ini kami mendapat berkah. Dengan begitu, target PAD museum sudah tercapai,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pengembangan Wisata Butuh Dukungan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/