Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menteri KKP Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Sumenep

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 3 Maret 2026 | 19:55 WIB

OPTIMISTIS: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (pegang mik) berinteraksi dengan nelayan saat meninjau KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Selasa (3/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)
OPTIMISTIS: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (pegang mik) berinteraksi dengan nelayan saat meninjau KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Selasa (3/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono turun ke Sumenep, Selasa (3/3).

Kedatangannya ke Kota Keris untuk meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang.

Dalam kunjungannya, dia memastikan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) di KNMP segera dibangun.

”Sebentar lagi akan ada SPBN. Itu untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya operasional nelayan,” terangnya.

Menurut dia, pembangunan KNMP tidak hanya menghadirkan SPBN, tetapi juga pabrik es portabel yang kini sudah beroperasi. Selain itu, rencana pengadaan cool storage dan kendaraan berpendingin.

Fasilitas itu dinilai krusial untuk menjaga mutu hasil tangkapan agar tetap segar hingga sampai ke pasar.

”Yang kita bangun di sini, mudah-mudahan ini nanti bisa meningkatkan produktivitas bagi para nelayan yang ada di Sumenep,” harapnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan 100 titik KNMP di Indonesia.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih dalam setahun. Tujuan pembangunan untuk mempercepat modernisasi kawasan pesisir.

Wahyu menyebut Kabupaten Sumenep dipilih karena memiliki potensi perikanan yang melimpah.

Di Desa Dapenda tercatat 1.893 kepala keluarga dengan 421 nelayan aktif dan 31 unit kapal.

Komoditas utama yang ditangkap meliputi ikan tongkol, kembung, cakalang, dan slengseng.

Dia akan berdiskusi dengan bupati Sumenep untuk mengkaji kemungkinan penambahan titik KNMP di wilayah lain.

Pemerintah pusat ingin memastikan kawasan nelayan menjadi lebih bersih, sehat dan produktif.

”Nanti saya ingin berdiskusi dengan Bapak Bupati, apakah atau lokasi mana lagi yang perlu dibangun kampung nelayan,” ujarnya. (tif/luq)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#100 titik KNMP #kabupaten sumenep #Kampung Nelayan Merah Putih #menteri kelautan dan perikanan #SPBN #pembangunan KNMP #peninjauan #menteri kkp #Desa Dapenda #nelayan