SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pembangunan di Kabupaten Sumenep dipastikan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal itu tidak lepas dari proses perencanaan yang dilakukan secara matang oleh badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda).
Capaian tersebut terlihat dari sejumlah indikator makro yang terus membaik. Di antaranya indeks pembangunan manusia (IPM) yang meningkat, angka kemiskinan menurun, pertumbuhan ekonomi meningkat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun, serta angka stunting yang juga mengalami penurunan.
Kepala Bappeda Sumenep Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan, proses perencanaan pembangunan dilakukan melalui tahapan panjang dan terstruktur. Diawali dari musyawarah di tingkat desa yang difasilitasi pemerintah desa.
Selain itu, pihaknya juga menggelar forum konsultasi publik (FKP) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Forum tersebut bertujuan menjaring aspirasi dan menyelaraskan rencana pembangunan dengan dinamika yang berkembang.
"FKP untuk perencanaan tahun depan sudah selesai dilaksanakan,” ujarnya.
Selanjutnya, pemerintah kecamatan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) di seluruh wilayah.
Dalam tahapan ini, bappeda berperan memfasilitasi dan mengoordinasikan pertemuan bersama organisasi perangkat daerah (OPD).
"Dalam kegiatan ini kami memfasilitasi dan mengoordinasikan pertemuan dengan OPD,” kata Arif.
Tahapan berikutnya adalah forum perangkat daerah yang membahas kebutuhan pembangunan berdasarkan hasil musrenbangcam.
Setelah itu, dilanjutkan dengan musyawarah perencanaan pembangunan kabupaten (musrenbangkab) sebagai puncak proses perencanaan.
"Setelah pembahasan bersama OPD, dilanjutkan musrenbangkab sebagai tahapan akhir,” tegasnya.
Arif memastikan, melalui rangkaian proses tersebut, pembangunan di Sumenep menjadi lebih terarah dan tepat sasaran. Seluruh usulan dari tingkat bawah terakomodasi dan dirumuskan dalam dokumen perencanaan daerah.
"Dengan proses ini, pembangunan akan lebih sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak pada pertumbuhan di berbagai sektor,” pungkasnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri