SUMENEP, RadarMadura.id - Pemkab Sumenep menaruh perhatian serius terhadap infrastruktur jembatan. Buktinya, tahun ini menyediakan anggaran Rp 100 juta khusus untuk menyurvei kondisi jembatan yang ada di Kota Keris.
Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep Salamet Supriyadi mengatakan, pihaknya memang menyiapkan anggaran khusus untuk survei kondisi jembatan. Anggaran itu bersumber dari APBD 2026. “Anggarannya kecil hanya Rp 100 juta,” katanya.
Menurut dia, survei kondisi jembatan sangat penting. Tujuannya, untuk melihat kondisi terkini struktur jembatan yang ada di Sumenep. Sebab, sebagian besar usia jembatan sudah mencapai puluhan tahun.
Baca Juga: Bantuan Untuk Korban Rumah Rusak di Kepulauan Tunggu Laporan
"Jembatan tersebut juga dibangun di tanah yang tidak stabil. Sehingga, menyebabkan usia jembatan tidak bertahan lama. Survei itu kami lakukan karena ingin mengetahui apakah masih kuat dilewati atau tidak,” ucap Supriyadi.
Supriyadi menyampaikan, survei melibatkan pihak ketiga yang berkompeten. Hasil survei tersebut nanti akan dianalisa daan menjadi dasar pengajuan anggaran perbaikan
“Dengan data survei itu, kita bisa mengetahui jembatan mana saja yang butuh perbaikan dan paling prioritas,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri