SUMENEP, RadarMadura.id– Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir dalam acara Panen Raya dan Swasembada Pangan 2026 yang digelar pemerintah pusat.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengikuti acara secara daring di lahan pertanian di Desa Pore, Kecamatan Lenteng, kemarin (7/1).
Pada 2025, Pemkab Sumenep sukses meningkatkan program swasembada pangan. Buktinya, Kota Keris berhasil memproduksi tanaman padi di lahan seluas 37 ribu hektare.
Jumlah ini jauh dari target pemerintah pusat seluas 25 ribu hektare.
Bupati Fauzi mengatakan, pihaknya hadir langsung dalam kegiatan panen raya dan swasembada pangan yang digelar pemerintah pusat secara serentak. Semua daerah wajib mengikuti kegiatan tersebut secara daring.
Fauzi menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung program pertanian. Apalagi mayoritas masyarakat Kota Keris kehidupannya bergantung pada sektor pertanian.
”Pemerintah akan berupaya mendorong sektor pertanian agar terus berkembang, ucapnya.
Menurut dia, pemkab sudah banyak memberikan dorongan kepada para petani.
Baik dari segi pembinaan, bantuan peralatan pertanian, dan lain sebagainya.
Tujuannya, agar petani di Sumenep bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pertanian saat ini.
”Tadi saya juga melihat secara langsung penggunaan drone untuk peralatan pemupukan pertanian.
Ini bukti jika teknologi pertanian semakin maju. Makanya, kita ingin petani terus menyesuaikan dengan teknologi pertanian yang semakin canggih, imbuh Fauzi. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri