Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Gangguan QR Code dan Kuota Picu Antrean di SPBU

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 26 Desember 2025 | 13:10 WIB
SEPI: Papan informasi kekosongan solar dipasang di depan jalur pengisian di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Batuan, Sumenep, Kamis (25/12). (MOH. LATIF/JPRM)
SEPI: Papan informasi kekosongan solar dipasang di depan jalur pengisian di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Batuan, Sumenep, Kamis (25/12). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dalam beberapa hari terakhir, terlihat antrean pengemudi kendaraan di pompa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) jenis solar.

Bahkan, stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Kecamatan Batuan, terpantau kosong.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, terdapat dua faktor pemicu antrean.

Pertama berkaitan dengan gangguan teknis pada sistem QR Code untuk pembelian solar bersubsidi.

Kedua ada penyesuaian atau modifikasi delivery order (DO) oleh sejumlah SPBU karena kuota solar di akhir tahun mulai menipis.

”Biasanya ada SPBU yang melakukan DO sekitar 18 ribu liter, tetapi agar bisa mencukupi sampai akhir tahun, mereka hanya mengambil sekitar 8 ribu liter,” ulasnya.

Dadang menjelaskan, solar merupakan BBM bersubsidi. Sehingga, penyalurannya harus sesuai dengan kuota dan peruntukan yang ditetapkan oleh pemerintah.

”Pertamina tidak bisa sembarangan menambah kuota solar. Beda dengan BBM nonsubsidi,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini sisa stok solar di Kabupaten Sumenep hingga akhir tahun 2025 tersisa sekitar lima persen. Meski begitu, dia memastikan stok solar di terminal Pertamina dalam kondisi aman.

”Stok solar di terminal pertamina sebenarnya aman. Hanya, kuota di masing-masing SPBU terbatas. Akibatnya terjadi antrean,” jelasnya.

Dijelaskan, Pemkab Sumenep bersama pihak terkait terus memantau proses pengiriman dan distribusi solar, terutama menjelang momentum Natal dan tahun baru (Nataru).

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik. ”Stok aman, tim sudah melakukan pengecekan di lapangan,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#BBM #stok solar #pertamina #solar #spbu