Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Progres Pembangunan Gerai KDMP di Kabupaten Sumenep Rendah

Amin Basiri • Rabu, 10 Desember 2025 | 16:59 WIB
DIGENJOT: Komandan Kodim 0827/Letkol Sumenep Arm Bendi Wibisono meninjau progres pembangunan gerai koperasi di Kecamatan Pragaan.
DIGENJOT: Komandan Kodim 0827/Letkol Sumenep Arm Bendi Wibisono meninjau progres pembangunan gerai koperasi di Kecamatan Pragaan.

SUMENEP, RadarMadura.id - Sebanyak 46 desa di Kabupaten Sumenep mulai membangun gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Namun, progres pembangunannya masih rendah. Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep mencatat jika progresnya masih sepuluh persen.

Kepala Bidang Perizinan, Kelembagaan, Pengawasan dan Pemeriksaan DKUPP Sumenep Hairil Iskandar mengatakan, pembangunan 46 gerai KDMP juga diawasi pendamping koperasi yang direkrut pemerintah pusat.

Menurutnya, progres pembangunannya berkisar sepuluh persen.

”Belum selesai semua. Sudah ada progres seperti pembangunan, pengadaan material, dan sebagainya, katanya.

Dia menjelaskan, pembangunan gerai KDMP harus dibangun di atas tanah kas desa agar tidak terjadi sengketa lahan di kemudian hari.

Untuk mempercepat proses pembangunan, pemerintah pusat menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi dengan skema padat karya. 

”Pemilihan penyedia dilakukan melalui metode penunjukan langsung. Penunjukan ini sebagaimana dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025, terangnya. 

Hairil mengutarakan, PT Agrinas Pangan Nusantara menggandeng Tentara Negara Indonesia (TNI) untuk mempercepat pembangunan gerai KDMP.

Meski begitu, hingga saat ini proses pendataan aset untuk pembangunan gerai belum tuntas.

”Untuk pendataan di wilayah daratan sudah selesai, saat ini masih proses di kepulauan, tandasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri