SUMENEP, RadarMadura.id – Jalan lingkar utara di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, minim perawatan. Buktinya, sebagian badan jalannya dipenuhi semak belukar. Sehingga, keberadaannya mengganggu pengendara yang melintas.
Yati, 26, warga Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, mengaku sering melintas di jalan raya lingkar utara. Pihaknya menyayangkan akses jalan kabupaten itu tidak sebagus saat awal dibangun.
Beberapa titik jalan lingkar utara tertutup belukar, sehingga mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. ”Itu di jalan lingkar utara ada rumput yang sampai penuhi sebagian aspal,” ujarnya.
Yati heran karena kondisi tersebut dibiarkan cukup lama tanpa ada perhatian dari pemerintah.
Padahal, jika mau dibersihkan, tidak akan memakan waktu lama. Sementara jika dibiarkan, dapat merusak jalan itu sendiri.
”Itu seharusnya segera dibersihkan. Agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas,” ucap perempuan berhijab itu.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Salamet Supriyadi menyatakan, perawatan jalan lingkar utara merupakan tanggung jawab lembaganya.
Pihaknya berjanji akan segera melihat langsung kondisi rumput yang menutupi sebagian bahu jalan. ”Nanti akan saya kroscek dulu, seperti apa kondisinya,” katanya. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri