Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ledakan Potas Rusak Musala dan Motor Warga Dasuk

H
Penulis: Hendriyanto❯
OLAH TKP: Anggota Polsek Dasuk, Sumenep, mendatangi lokasi ledakan yang diduga bahan potas setelah kejadian di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Selasa (2/1) malam.
OLAH TKP: Anggota Polsek Dasuk, Sumenep, mendatangi lokasi ledakan yang diduga bahan potas setelah kejadian di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Selasa (2/1) malam.

SUMENEP, RadarMadura.id – Ledakan diduga berasal dari potas atau bom ikan terjadi di Dusun Laok, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Selasa (2/1) malam. Akibatnya seorang terluka serta merusak kendaraan dan musala.


Advertisement

Ledakan itu terjadi di tempat Atmawi, 53, biasa istirahat. Akibat ledakan itu pria yang bekerja petani itu menderita luka lecet di bagian leher dekat telinga.

Sebelum kejadian, Atmawi melihat orang mengendari sepeda motor mondar-mandir di dekat Toko milik Seliha, 35. Toko itu berada di sebelah utara rumah singgah miliknya. Karena curiga itu maling, Atmawi memasukkan sepeda motor ke belakang musala tempatnya biasa istirahat saat mengairi persawahan.

Moh. Zaini, warga setempat mengungkapkan, Atmawi dikenal pemilik pompa air submersible yang biasa mengairi sawah warga. Karena itu dia membangun rumah singgah yang lengkap dengan musalla tempatnya istrahat dan beribadah saat berada di sawah.

Advertisement

”Beliau ini orang baik, suka membantu, entah kok pas ada kejadian begini, kenapa,” kata suami Kepala Desa Bates Sunartini itu.

Beberapa saat setelah kejadian pemerintah desa melapor ke polisi. Kemudian petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

”Motifnya apa kami juga belum tahu, sudah ditangani aparat kepolisian,” ujar Zaini.

Advertisement

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko menerangkan, ledakan itu diduga potas di jalan setapak dekat tempat tinggal Atmawi terjadi sekitar pukul 20.30. Sekitar pukul 18.30 Atmawi berada di depan musala yang biasa diajadikan tempat istirahat sambil menjaga toko milik Seliha yang jaraknya kurang lebih 150 meter.

”Saat itu toko milik Seliha sedang tutup,” ungkapnya.

Dijelaskan, sekitar pukul 19.45 Atmawi melihat ada pengendara sepeda motor yang tidak dikenal sedang mondar mandir di dekat toko Seliha. Karena curiga Atmawi memindahkan sepeda motor ke belakang musalla.

Namun, pada saat Atmawi tidur-tiduran sambil teleponan di gardu belakang musala tiba-tiba ada suara ledakan di dekat gardu tempat korban istirahat.

Kemudian korban berteriak minta tolong sehingga warga datang kelokasi. Akibat kejadian tersebut korban menderita lecet di belakan telinga bagian bawah kiri, sepeda motor milik korban rusak parah, jendela musala pecah. Kerugian materil diperkirakan Rp 15 juta. (via/luq)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

kemajuan Sumenep ke depan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan seluruh agenda pembangunan.

Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rapat Timpora Kabupaten Sumenep

Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rapat Timpora Kabupaten Sumenep

Imigrasi Pamekasan menggelar rapat Timpora Sumenep untuk memperkuat pengawasan WNA, sinkronisasi data, dan koordinasi lintas instansi.

Sumenep Borong Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

Sumenep Borong Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pihak-pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan Kota Keris.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer