alexametrics
19.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Bupati Dapat Gelar Kehormatan Datu

HARI Jadi Ke-749 Sumenep menjadi momen istimewa bagi Bupati A. Busyro Karim. Tahun ini dia mendapat gelar kehormatan ”Datu” dari perwakilan delegasi kerajaan Filipina dan Malaysia.

Penghargaan itu diserahkan Maharaja Tabunawai Kesultanan Maharaja Tabunawai Mindanao usai seminar nasional di Pendapa Agung Sumenep, Senin (29/10). Gelar ”Datu” maknanya setara ”Duli yang amat mulia sultan”.

Busyro juga menerima tanda sebagai warga kehormatan dari Kesultanan Lampung. Bersama sang istri Nurfitriana, Busyro menerima anugerah itu pada parade pergelaran seni budaya peserta FKMA V di Taman Bunga Kota Sumenep, Senin malam (29/10).

Busyro berterima kasih atas gelar kehormatan yang diterimanya itu. Baginya hal itu sebagai penghargaan dari keraton ASEAN terhadap Keraton Sumenep. Karena Keraton Sumenep menjadi keraton yang terus mengelola masyarakat keraton dan adat.

Baca Juga :  2019, Vertical Band Rilis Lagu Baru

Anugerah itu juga dimaknai sebagai pengikat persahabatan antar keraton di ASEAN. Dengan penghargaan itu dia semakin termotivasi meningkatkan kepedulian terhadap Keraton Sumenep. Keraton Sumenep diharapkan bisa terus maju dan mewarnai di kancah nasional dan internasional.

Mengembangkan langkah-langkah ke depan. Tidak hanya di nasional, tapi tingkat internasional,” jelasnya.

Pihaknya juga mengajak Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) terus meningkatkan konsolidasi keraton dan masyarakat adat. Baik yang ada di Nusantara ataupun negara-negara ASEAN. Pihaknya juga menginginkan agar FSKN bisa memfasilitasi berbagai masalah di berbagai keraton Nusantara.

Hal itu menjadi tugas tambahan selain tugas utama menjaga seni dan budaya di keraton-keraton. ”Itu yang ingin kita gaungkan di tingkat internasional. Karena kami punya budaya yang mungkin tidak ada di tempat-tempat yang lain,” paparnya.

Baca Juga :  DPMPTSP Tunjukkan Capaian Optimal

”Tetapi ini tidak bisa berdaya tanpa dukungan dari pemerintah pusat yang turut serta mengangkat ini semua. Saya berharap pemerintah pusat dengan kekuatannya, (membantu) kami keraton se-Indonesia bisa go international dari sisi seni budaya dan lain semacamnya,” harapnya. 

HARI Jadi Ke-749 Sumenep menjadi momen istimewa bagi Bupati A. Busyro Karim. Tahun ini dia mendapat gelar kehormatan ”Datu” dari perwakilan delegasi kerajaan Filipina dan Malaysia.

Penghargaan itu diserahkan Maharaja Tabunawai Kesultanan Maharaja Tabunawai Mindanao usai seminar nasional di Pendapa Agung Sumenep, Senin (29/10). Gelar ”Datu” maknanya setara ”Duli yang amat mulia sultan”.

Busyro juga menerima tanda sebagai warga kehormatan dari Kesultanan Lampung. Bersama sang istri Nurfitriana, Busyro menerima anugerah itu pada parade pergelaran seni budaya peserta FKMA V di Taman Bunga Kota Sumenep, Senin malam (29/10).


Busyro berterima kasih atas gelar kehormatan yang diterimanya itu. Baginya hal itu sebagai penghargaan dari keraton ASEAN terhadap Keraton Sumenep. Karena Keraton Sumenep menjadi keraton yang terus mengelola masyarakat keraton dan adat.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Gedung Puskesmas Konang

Anugerah itu juga dimaknai sebagai pengikat persahabatan antar keraton di ASEAN. Dengan penghargaan itu dia semakin termotivasi meningkatkan kepedulian terhadap Keraton Sumenep. Keraton Sumenep diharapkan bisa terus maju dan mewarnai di kancah nasional dan internasional.

Mengembangkan langkah-langkah ke depan. Tidak hanya di nasional, tapi tingkat internasional,” jelasnya.

Pihaknya juga mengajak Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) terus meningkatkan konsolidasi keraton dan masyarakat adat. Baik yang ada di Nusantara ataupun negara-negara ASEAN. Pihaknya juga menginginkan agar FSKN bisa memfasilitasi berbagai masalah di berbagai keraton Nusantara.

Hal itu menjadi tugas tambahan selain tugas utama menjaga seni dan budaya di keraton-keraton. ”Itu yang ingin kita gaungkan di tingkat internasional. Karena kami punya budaya yang mungkin tidak ada di tempat-tempat yang lain,” paparnya.

Baca Juga :  PDAM Sumenep, Penerima Anugerah MA Kategori BUMD Leader II

”Tetapi ini tidak bisa berdaya tanpa dukungan dari pemerintah pusat yang turut serta mengangkat ini semua. Saya berharap pemerintah pusat dengan kekuatannya, (membantu) kami keraton se-Indonesia bisa go international dari sisi seni budaya dan lain semacamnya,” harapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/