alexametrics
21 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Penerbangan Pagerungan Sebentar Lagi Dibuka

SUMENEP – Rute penerbangan dari Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo akan kembali ditambah. Setelah membuka penerbangan Sumenep–Surabaya dan Sumenep–Bawean, penerbangan ke Pagerungan juga segera dibuka.

Bandara yang sebelumnya dikelola Kangean Energy Indonesia (KEI) di Pagerungan Besar dialihfungsikan menjadi bandara umum. Pemkab Sumenep sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pengalihan status bandara khusus Pagerungan sudah diproses.

Terlebih saat ini sudah terbit Keputusan Menteri Perhubungan 163/2019 tentang Penggunaan Sementara Bandara khusus Pagerungan di Pulau Pagerungan Sumenep. Jadi  bisa dipastikan layanan penerbangan ke kepulauan di Kota Keris bakal segera terealisasi.

”Pelayanan transportasi udara ke Pulau Kangean dan sekitarnya dapat segera dilakukan. Status bandara di Pagerungan bisa digunakan untuk melayani kepentingan umum,” ungkap Wabup Sumenep Achmad Fauzi.

Baca Juga :  Keunikan dari Kabupaten Ujung Timur Madura

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Indra Triyantono. Penerbangan ke kepulauan nantinya akan dilayani pesawat perintis. Jika terealisasi, Sumenep akan memiliki tiga rute penerbangan. Pesawat komersial melayani rute Sumenep–Surabaya. Sementara pesawat perintis terbang dengan rute Sumenep–Bawean dan Sumenep–Pagerungan.

”Keputusan menterinya sudah keluar. Untuk digunakan sebagai penerbangan umum. Jadi penerbangan perintis sudah bisa masuk ke bandara khusus Pagerungan,” jelasnya kemarin (30/8).

Pihaknya bersama Pemkab Sumenep saat ini masih dalam tahap memproses izin rute penerbangan Sumenep–Pagerungan. Indra mengatakan, izin rute penerbangan ke daerah tersebut tahun 2018 sudah sempat dikeluarkan. Namun dikarenakan Bandara Pagerungan saat itu tidak bisa digunakan untuk penerbangan perintis, izin tersebut dicabut.

Baca Juga :  Mau Berkurban? Pilihan Ternak ASUH

”Baru setelah keputusan menterinya keluar, kami urus izinnya lagi. Mudah-mudahan,” kata Indra.

Penerbangan Sumenep–Pagerungan diperkirakan mulai beroperasi September 2019. Jika benar-benar mulai terbang bulan depan, akan menjadi kado pada peringatan Hari Perhubungan yang diperingati setiap 22 September. ”Bisa jadi akan dilakukan bersamaan dengan momen itu,” terangnya.

Indra menambahkan, jadwal penerbangan perintis ke Pagerungan sudah ditentukan. Maskapai yang akan melayani penerbangan Sumenep–Pagerungan yakni Susi Air. ”Jadi Susi Air nantinya terbang Sumenep–Bawean dan Sumenep-Pagerungan. Begitu juga sebaliknya,” pungkas Indra.

SUMENEP – Rute penerbangan dari Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo akan kembali ditambah. Setelah membuka penerbangan Sumenep–Surabaya dan Sumenep–Bawean, penerbangan ke Pagerungan juga segera dibuka.

Bandara yang sebelumnya dikelola Kangean Energy Indonesia (KEI) di Pagerungan Besar dialihfungsikan menjadi bandara umum. Pemkab Sumenep sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Pengalihan status bandara khusus Pagerungan sudah diproses.

Terlebih saat ini sudah terbit Keputusan Menteri Perhubungan 163/2019 tentang Penggunaan Sementara Bandara khusus Pagerungan di Pulau Pagerungan Sumenep. Jadi  bisa dipastikan layanan penerbangan ke kepulauan di Kota Keris bakal segera terealisasi.


”Pelayanan transportasi udara ke Pulau Kangean dan sekitarnya dapat segera dilakukan. Status bandara di Pagerungan bisa digunakan untuk melayani kepentingan umum,” ungkap Wabup Sumenep Achmad Fauzi.

Baca Juga :  Jelang Pemilu Serentak, Perusakan APK di Sumenep Semakin Marak

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep Indra Triyantono. Penerbangan ke kepulauan nantinya akan dilayani pesawat perintis. Jika terealisasi, Sumenep akan memiliki tiga rute penerbangan. Pesawat komersial melayani rute Sumenep–Surabaya. Sementara pesawat perintis terbang dengan rute Sumenep–Bawean dan Sumenep–Pagerungan.

”Keputusan menterinya sudah keluar. Untuk digunakan sebagai penerbangan umum. Jadi penerbangan perintis sudah bisa masuk ke bandara khusus Pagerungan,” jelasnya kemarin (30/8).

Pihaknya bersama Pemkab Sumenep saat ini masih dalam tahap memproses izin rute penerbangan Sumenep–Pagerungan. Indra mengatakan, izin rute penerbangan ke daerah tersebut tahun 2018 sudah sempat dikeluarkan. Namun dikarenakan Bandara Pagerungan saat itu tidak bisa digunakan untuk penerbangan perintis, izin tersebut dicabut.

Baca Juga :  Bupati┬áSumenep Sambut┬áPenerbangan Perdana

”Baru setelah keputusan menterinya keluar, kami urus izinnya lagi. Mudah-mudahan,” kata Indra.

Penerbangan Sumenep–Pagerungan diperkirakan mulai beroperasi September 2019. Jika benar-benar mulai terbang bulan depan, akan menjadi kado pada peringatan Hari Perhubungan yang diperingati setiap 22 September. ”Bisa jadi akan dilakukan bersamaan dengan momen itu,” terangnya.

Indra menambahkan, jadwal penerbangan perintis ke Pagerungan sudah ditentukan. Maskapai yang akan melayani penerbangan Sumenep–Pagerungan yakni Susi Air. ”Jadi Susi Air nantinya terbang Sumenep–Bawean dan Sumenep-Pagerungan. Begitu juga sebaliknya,” pungkas Indra.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/