alexametrics
26.3 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Lima Jam, 305 Pemudik dari Jakarta Tiba di Kota Keris

SUMENEP – Arus mudik dini menjelang Ramadan 1441 H terpantau ramai. Perantau dari luar daerah terus berdatangan ke Madura. Sejak Senin (30/3) pukul 19.00 hingga pukul 00.00, sebanyak 305 orang masuk Kota Keris.

Koordinator Posko Gusdurian Peduli Faiqul Khair Al-Kudus mengungkapkan, pemeriksaan terhadap perantau tetap dilakukan. Meliputi penyemprotan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, dan pendataan identitas.

”Di belakang masih ada 50 bus yang terkonfirmasi akan masuk wilayah Sumenep,” katanya di lokasi pemeriksaan perbatasan Pamekasan-Sumenep di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Selasa dini hari (31/3).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas gabungan empat puskesmas. Tim dari Posko Bersama Gusdurian Peduli dan Brigade Penolong 13.29 Kwarcab Sumenep juga terlibat pengaturan jalan dan pendataan penumpang.

Baca Juga :  Percepat Herd Immunity, SMAN 2 Pamekasan Gelar Vaksinasi Dosis Kedua

Seperti sebelum-sebelumnya, proses pemeriksaan pemudik juga melibatkan personel dari tiga institusi. Rinciannya anggota kepolisian, prajurit TNI dan personel Dishub Sumenep.

Sementara itu, di Terminal Bangkalan terlihat banyak bus. Belasan armada milik beberapa perusaan otobus (PO) menurunkan penumpang untuk menjalani pemeriksaan.

”Pemudik yang baru datang dan warga sekitar diharapkan sama-sama paham pencegahan Covid-19. Mereka yang datang dari daerah zona merah hendaknya melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing,” harap Faiq.

Berdasar data, pemudik yang masuk ke Sumenep berasal dari Jakarta. Ada yang berasal dari Kecamatan Kota Sumenep, Pulau Kangean, Pulau Sapudi, Pulau Poteran, dan Kecamatan Manding. (luq)

Baca Juga :  Diduga Hamili Tetangga Desa, Warga Sumenep Dilaporkan ke Polisi

SUMENEP – Arus mudik dini menjelang Ramadan 1441 H terpantau ramai. Perantau dari luar daerah terus berdatangan ke Madura. Sejak Senin (30/3) pukul 19.00 hingga pukul 00.00, sebanyak 305 orang masuk Kota Keris.

Koordinator Posko Gusdurian Peduli Faiqul Khair Al-Kudus mengungkapkan, pemeriksaan terhadap perantau tetap dilakukan. Meliputi penyemprotan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, dan pendataan identitas.

”Di belakang masih ada 50 bus yang terkonfirmasi akan masuk wilayah Sumenep,” katanya di lokasi pemeriksaan perbatasan Pamekasan-Sumenep di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Selasa dini hari (31/3).


Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas gabungan empat puskesmas. Tim dari Posko Bersama Gusdurian Peduli dan Brigade Penolong 13.29 Kwarcab Sumenep juga terlibat pengaturan jalan dan pendataan penumpang.

Baca Juga :  Wisata Produk UMKM Unggulan Ramai

Seperti sebelum-sebelumnya, proses pemeriksaan pemudik juga melibatkan personel dari tiga institusi. Rinciannya anggota kepolisian, prajurit TNI dan personel Dishub Sumenep.

Sementara itu, di Terminal Bangkalan terlihat banyak bus. Belasan armada milik beberapa perusaan otobus (PO) menurunkan penumpang untuk menjalani pemeriksaan.

”Pemudik yang baru datang dan warga sekitar diharapkan sama-sama paham pencegahan Covid-19. Mereka yang datang dari daerah zona merah hendaknya melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing,” harap Faiq.

Berdasar data, pemudik yang masuk ke Sumenep berasal dari Jakarta. Ada yang berasal dari Kecamatan Kota Sumenep, Pulau Kangean, Pulau Sapudi, Pulau Poteran, dan Kecamatan Manding. (luq)

Baca Juga :  Diduga Hamili Tetangga Desa, Warga Sumenep Dilaporkan ke Polisi
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/