alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Pengamanan Pariwisata Jadi Atensi Kapolres Baru Deddy

SUMENEP – Suasana khidmat dan sakral tanpak dirasakan pada acara penyambutan Kapolres baru Sumenep Kamis (28/11). Sebelum memasuki areal mapolres, AKBP Deddy Supriadi beserta istri dijemput dengan kereta kencana beserta iring-iringan musik tradisional. Ratusan anggota Polres Sumenep juga mengawal di belakang.

Kedatangannya disambut AKBP Muslimin selaku Kapolres Sumenep sebelumnya. Dengan penuh karisma, rombongan tersebut berjalan melintasi karpet merah. Tradisi pedang pora perwira juga menyambut kedatangannya.

Pertunjukan tari mowang sangkal juga disuguhkan pada acara tersebut. Seluruh pejabat Polres menyambut dengan ramah. Di antaranya, Wakapolres Kompol Andi Febrianto Ali, para Kabag, dan Kasat.

Kepada RadarMaduraid, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi menyatakan akan menindaklanjuti semua tugas program prioritas Kapolri. Dirinya bakal bekerja sama dengan semua elemen untuk melancarkan kinerja. Di antaranya, forkopimda, tokoh masyarakat, dan media.

Baca Juga :  Kadiskominfo: Seribu Hari Kepemimpinan Bupati-Wabup Bertabur Prestasi

Sebagai pendatang baru di wilayah hukum Sumenep, untuk mengawali, pihaknya tentu akan membaca situasi dulu. Termasuk, mendengar saran masukan tokoh masyarakat. Semua pekerjaan yang belum tuntas akan ditindaklanjuti.

”Tidak mungkin polisi bekerja sendiri tanpa bantuan unsur lain, baik dari rekan media, masyarakat, maupun yang lain,” jelasnya.

Sebelum masuk Sumenep, dia tahu Bumi Sumekar memiliki banyak program wisata sehingga otomatis menjadi tugas polisi membuat wisatawan aman. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Penegakan hukum merupakan langkah akhir ketika tahapan-tahapan melalui pendekatan sosial dilaksanakan. Namun, kejahatan jalanan tetap akan langsung ditindak. Misalnya, perampokan, pembunuhan, begal, dan lain-lain.

Apalagi kasus narkoba yang menjadi prioritas utama sejak beberapa dekade terakhir. Semua harus diusut tuntas, menyesuaikan dengan langkah penyelidikan dan penyidikan. ”Siapa pun pelakunya kalau terseandung kasus narkoba akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Berbicara Pariwisata di Universitas Brawijaya Malang

Sementara itu, Muslimin menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran dan meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam masa kepemimpinannya. Dirinya berharap perwira dan personel tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan kinerja bersama Kapolres baru.

Semua yang dilakukan atau yang belum terlaksana akan disampaikan kepada Kapolres baru. Pekerjaan yang belum terlaksana bakal menjadi tugas Kapolres baru untuk dilanjutkan. ”Misalnya, ada DPO yang belum tertangkap, kita tetap bersinergi berkelanjutan,” tandasnya. (c3)

SUMENEP – Suasana khidmat dan sakral tanpak dirasakan pada acara penyambutan Kapolres baru Sumenep Kamis (28/11). Sebelum memasuki areal mapolres, AKBP Deddy Supriadi beserta istri dijemput dengan kereta kencana beserta iring-iringan musik tradisional. Ratusan anggota Polres Sumenep juga mengawal di belakang.

Kedatangannya disambut AKBP Muslimin selaku Kapolres Sumenep sebelumnya. Dengan penuh karisma, rombongan tersebut berjalan melintasi karpet merah. Tradisi pedang pora perwira juga menyambut kedatangannya.

Pertunjukan tari mowang sangkal juga disuguhkan pada acara tersebut. Seluruh pejabat Polres menyambut dengan ramah. Di antaranya, Wakapolres Kompol Andi Febrianto Ali, para Kabag, dan Kasat.


Kepada RadarMaduraid, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi menyatakan akan menindaklanjuti semua tugas program prioritas Kapolri. Dirinya bakal bekerja sama dengan semua elemen untuk melancarkan kinerja. Di antaranya, forkopimda, tokoh masyarakat, dan media.

Baca Juga :  PTQ Ke-49 Meriah, Bupati dan Dirut RRI Mengaku Puas

Sebagai pendatang baru di wilayah hukum Sumenep, untuk mengawali, pihaknya tentu akan membaca situasi dulu. Termasuk, mendengar saran masukan tokoh masyarakat. Semua pekerjaan yang belum tuntas akan ditindaklanjuti.

”Tidak mungkin polisi bekerja sendiri tanpa bantuan unsur lain, baik dari rekan media, masyarakat, maupun yang lain,” jelasnya.

Sebelum masuk Sumenep, dia tahu Bumi Sumekar memiliki banyak program wisata sehingga otomatis menjadi tugas polisi membuat wisatawan aman. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

- Advertisement -

Penegakan hukum merupakan langkah akhir ketika tahapan-tahapan melalui pendekatan sosial dilaksanakan. Namun, kejahatan jalanan tetap akan langsung ditindak. Misalnya, perampokan, pembunuhan, begal, dan lain-lain.

Apalagi kasus narkoba yang menjadi prioritas utama sejak beberapa dekade terakhir. Semua harus diusut tuntas, menyesuaikan dengan langkah penyelidikan dan penyidikan. ”Siapa pun pelakunya kalau terseandung kasus narkoba akan kami tindak tegas,” tegasnya.

Baca Juga :  Disparbud Incar Wisatawan Luar Daerah

Sementara itu, Muslimin menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran dan meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam masa kepemimpinannya. Dirinya berharap perwira dan personel tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan kinerja bersama Kapolres baru.

Semua yang dilakukan atau yang belum terlaksana akan disampaikan kepada Kapolres baru. Pekerjaan yang belum terlaksana bakal menjadi tugas Kapolres baru untuk dilanjutkan. ”Misalnya, ada DPO yang belum tertangkap, kita tetap bersinergi berkelanjutan,” tandasnya. (c3)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/