21 C
Madura
Saturday, December 10, 2022

Diagendakan Awal Oktober

Lima Raperda Siap Dibahas

SUMENEP– DPRD Sumenep terus menggenjot penyelesaian rancangan peraturan daerah (raperda). Target bulan depan, lima raperda yang masuk propemperda akan dibahas.

Kabag Persidangan dan Perundang-undangan SekretariatDPRD Sumenep Hasan Basri mengatakan, ada lima raperda yang siap dibahas. Perinciannya, empat raperda merupakan inisiatif legislatif dan satu raperda inisiatif eksekutif.

Empat raperda inisiatif dewan itu terdiri atas raperda reformaagraria, raperda perlindungan pasar tradisional dan penataan pasar modern, raperda perhubungan darat, dan raperda desa wisata. ”Ada satu raperda usulan dari eksekutif. Yakni,raperda penyertaan modal pada PDAM,” jelas Hasan kemarin(29/9).

Dia menyampaikan, ada beberapa tahapan yang sudah dilakukan untuk mematangkan draf raperda tersebut. Naskah akademik masing-masing raperda juga telah disiapkan. Bahkan, empat naskah akademik itu sudah dipersentasikan.

Baca Juga :  IPM di Kota Sumekar Mengalami Tren Positif

Kini, sambung Hasan, tinggal menunggu pembahasan masing-masing raperda. Sesuai rencana, awal Oktober pembahasan raperda akan dimulai. Pembahasan itu dimulai dari tingkat pansus atau di setiap komisi.

Kita juga memperhatikan jadwal pembahasan. Mudah-mudahan pembahasan lancar sehingga bisa selesai tepat waktu,” harapnya. (bil/daf)

SUMENEP– DPRD Sumenep terus menggenjot penyelesaian rancangan peraturan daerah (raperda). Target bulan depan, lima raperda yang masuk propemperda akan dibahas.

Kabag Persidangan dan Perundang-undangan SekretariatDPRD Sumenep Hasan Basri mengatakan, ada lima raperda yang siap dibahas. Perinciannya, empat raperda merupakan inisiatif legislatif dan satu raperda inisiatif eksekutif.

Empat raperda inisiatif dewan itu terdiri atas raperda reformaagraria, raperda perlindungan pasar tradisional dan penataan pasar modern, raperda perhubungan darat, dan raperda desa wisata. ”Ada satu raperda usulan dari eksekutif. Yakni,raperda penyertaan modal pada PDAM,” jelas Hasan kemarin(29/9).


Dia menyampaikan, ada beberapa tahapan yang sudah dilakukan untuk mematangkan draf raperda tersebut. Naskah akademik masing-masing raperda juga telah disiapkan. Bahkan, empat naskah akademik itu sudah dipersentasikan.

Baca Juga :  IPM di Kota Sumekar Mengalami Tren Positif

Kini, sambung Hasan, tinggal menunggu pembahasan masing-masing raperda. Sesuai rencana, awal Oktober pembahasan raperda akan dimulai. Pembahasan itu dimulai dari tingkat pansus atau di setiap komisi.

Kita juga memperhatikan jadwal pembahasan. Mudah-mudahan pembahasan lancar sehingga bisa selesai tepat waktu,” harapnya. (bil/daf)

Artikel Terkait

Most Read

SGB Tak Lagi Angker

Warga Sumbangan Perbaiki Jalan

Artikel Terbaru

/