alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Banyak Sekolah Negeri Kekurangan Siswa

    SUMENEP – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Sumenep berakhir Jumat (29/6). Sayangnya, masih ada sekolah yang belum memenuhi pagu rombongan belajar (rombel) yang ditentukan dinas pendidikan (disdik).

            Kabid Pembinaan SMP Disdik Sumenep Moh. Iksan mengatakan, PPDB online berjalan lancar. Namun, pada hari pertama ada kendala masalah input data nilai ujian nasional untuk sekolah dasar (SD). ”Alhamdulillah sudah teratasi,” ucapnya saat dihubungi kemarin (29/6).

            Menurut Iksan, pihaknya menggunakan sistem zonasi dengan memanfaatkan Google Map. Jarak antara rumah calon siswa dengan sekolah akan diukur. Semakin dekat jaraknya, nilainya semakin tinggi.

”Itu berlaku untuk satu zona dalam kota untuk SMPN 1 dan SMPN 2 Sumenep,” jelasnya.

Baca Juga :  Susi Air Kembali Layani Penerbangan Perintis Rute Sumenep–Pagerungan

Iksan menuturkan, untuk SMPN 1 Sumenep, seluruh rombel sudah terisi. Sementara untuk SMPN 2 Sumenep, masih ada bangku yang kosong. Sedangkan SMPN 1 Kalianget sudah terpenuhi.

Sejumlah sekolah juga belum memenuhi pagu rombel. Antara lain, SMPN 2 Pasongsongan, SMPN 1 Batuputih, dan SMPN 3 Sumenep. ”Lumayan banyak rombel belum terisi di Batuputih. Di  Pasongsongan ada tiga kelas atau 96 kursi belum terisi. Sebab, Pasongsongan agak pinggiran,” terangnya.

Sekolah yang belum memenuhi pagu masih diberi kesempatan menerima pendaftar yang memilih pemilihan kedua dan ketiga. Pengumuman PPDB akan dilaksanakan hari ini pukul 12.00. Kemudian, siswa bakal melakukan daftar ulang Senin (2/7) hingga Kamis (5/7).

Sementara sekolah yang belum memenuhi pagu mengajukan perpanjangan ke disdik. Menurut Iksan, daerah pinggiran biasanya siswa baru mendaftar saat akan masuk sekolah.

Baca Juga :  Dua Teman Pemerkosa Janda Muda Belum Terendus

”Jika memang masih ada kursi dan ada masyarakat mau sekolah ini adalah lokal sistem atau kearifan lokal. Monggo saja, asalkan saat masuk sudah ikut masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS),” imbuhnya.

 

    SUMENEP – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Sumenep berakhir Jumat (29/6). Sayangnya, masih ada sekolah yang belum memenuhi pagu rombongan belajar (rombel) yang ditentukan dinas pendidikan (disdik).

            Kabid Pembinaan SMP Disdik Sumenep Moh. Iksan mengatakan, PPDB online berjalan lancar. Namun, pada hari pertama ada kendala masalah input data nilai ujian nasional untuk sekolah dasar (SD). ”Alhamdulillah sudah teratasi,” ucapnya saat dihubungi kemarin (29/6).

            Menurut Iksan, pihaknya menggunakan sistem zonasi dengan memanfaatkan Google Map. Jarak antara rumah calon siswa dengan sekolah akan diukur. Semakin dekat jaraknya, nilainya semakin tinggi.


”Itu berlaku untuk satu zona dalam kota untuk SMPN 1 dan SMPN 2 Sumenep,” jelasnya.

Baca Juga :  Dapat Jatah BOS, tapi Tak Bisa Cair

Iksan menuturkan, untuk SMPN 1 Sumenep, seluruh rombel sudah terisi. Sementara untuk SMPN 2 Sumenep, masih ada bangku yang kosong. Sedangkan SMPN 1 Kalianget sudah terpenuhi.

Sejumlah sekolah juga belum memenuhi pagu rombel. Antara lain, SMPN 2 Pasongsongan, SMPN 1 Batuputih, dan SMPN 3 Sumenep. ”Lumayan banyak rombel belum terisi di Batuputih. Di  Pasongsongan ada tiga kelas atau 96 kursi belum terisi. Sebab, Pasongsongan agak pinggiran,” terangnya.

Sekolah yang belum memenuhi pagu masih diberi kesempatan menerima pendaftar yang memilih pemilihan kedua dan ketiga. Pengumuman PPDB akan dilaksanakan hari ini pukul 12.00. Kemudian, siswa bakal melakukan daftar ulang Senin (2/7) hingga Kamis (5/7).

Sementara sekolah yang belum memenuhi pagu mengajukan perpanjangan ke disdik. Menurut Iksan, daerah pinggiran biasanya siswa baru mendaftar saat akan masuk sekolah.

Baca Juga :  Ngaku Perekaman E-KTP Terkendala Internet

”Jika memang masih ada kursi dan ada masyarakat mau sekolah ini adalah lokal sistem atau kearifan lokal. Monggo saja, asalkan saat masuk sudah ikut masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS),” imbuhnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/