alexametrics
24.3 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Wisata Gua Soekarno Diserbu Pengunjung

SUMENEP – Destinasi wisata alam jadi buruan para pelancong pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru). Salah satunya, wisata Gua Soekarno di Kecamatan Pasongsongan. Bahkan, tiap hari, lebih dari seribu tiket habis terjual.

Pengelola Gua Soekarno Syaiful Anwar menyampaikan, selama libur Nataru, jumlah kunjungan meningkat dibandingkan hari biasanya. Jika pada hari biasanya jumlah pengunjung berkisar antara seratus hingga dua ratus orang. kali ini mencapai sekitar seribu pengunjung setiap harinya.

Tidak hanya pengunjung lokal Madura. Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia datang untuk menikmati eksotisme alam Gua Soekarno. Cukup merogoh kocek Rp 15 ribu, pengunjung bisa menikmati keindahan gua yang dipenuhi gemerlap lampu warna-warni itu.

”Dari awal kami memang sudah siapkan sekitar 25 ribu tiket. Karena kami sudah memprediksi liburan akhir tahun pengunjung akan membeludak,” ungkapnya kemarin (28/12).

Baca Juga :  Terjadi Konflik Pengelola, Hanya Buka untuk Penelitian

Anwar menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungan terjadi sejak H-2 Natal. Bahkan, Gua Soekarno tidak pernah tutup selama sepekan terakhir. Sebab, jumlah pelancong sangat banyak.

”Jumat biasanya kami tutup. Tapi karena banyak permintaan dari wisatawan, kami tetap buka. Kasihan, karena banyak yang datang jauh-jauh dari luar daerah,” jelas Anwar.

Diterangkan, bentuk asli gua dengan hiasan kelap-kelip lampu menjadi sajian utama dari destinasi wisata ini. Selain itu, di Gua Soekarno juga menyediakan hiburan live music, kafe, gazebo, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Pengunjung rata-rata datang ke tempat tersebut untuk ber-selfie ria.

”Kenyamanan pengunjung tetap kami utamakan. Maka dari itu, kami terus lakukan perbaikan dan melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan pengunjung di lokasi wisata,” tuturnya.

Baca Juga :  Hendak ke Gua Soekarno di Sumenep, Pengunjung Harus Mengenakan Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Carto memaparkan, destinasi wisata alam memang lebih banyak diserbu wisatawan di masa libur Nataru. Tidak hanya Gua Soekarno, destinasi wisata Pantai Slopeng, Lombang, Pantai Sembilan, Gili Labak, dan lainnya juga mengalami peningkatan kunjungan.

Seperti diketahui, Sumenep memiliki 28 destinasi wisata. Rinciannya, 8 destinasi wisata religi, 13 wisata alam, 3 wisata sejarah, dan 4 wisata buatan. ”Belum termasuk wisata-wisata yang tersebar di 126 pulau di Sumenep. Masih banyak destinasi wisata yang belum tercatat,” ujarnya.

Carto berharap pengelola wisata di Sumenep lebih memprioritaskan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berkunjung. Dengan begitu, para pelancong merasa betah dan berminat untuk kembali berkunjung. ”Pelayanan maksimal kepada wisatawan itu penting,” tukasnya.

- Advertisement -

SUMENEP – Destinasi wisata alam jadi buruan para pelancong pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru). Salah satunya, wisata Gua Soekarno di Kecamatan Pasongsongan. Bahkan, tiap hari, lebih dari seribu tiket habis terjual.

Pengelola Gua Soekarno Syaiful Anwar menyampaikan, selama libur Nataru, jumlah kunjungan meningkat dibandingkan hari biasanya. Jika pada hari biasanya jumlah pengunjung berkisar antara seratus hingga dua ratus orang. kali ini mencapai sekitar seribu pengunjung setiap harinya.

Tidak hanya pengunjung lokal Madura. Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia datang untuk menikmati eksotisme alam Gua Soekarno. Cukup merogoh kocek Rp 15 ribu, pengunjung bisa menikmati keindahan gua yang dipenuhi gemerlap lampu warna-warni itu.


”Dari awal kami memang sudah siapkan sekitar 25 ribu tiket. Karena kami sudah memprediksi liburan akhir tahun pengunjung akan membeludak,” ungkapnya kemarin (28/12).

Baca Juga :  Pembinaan Kelompok Sadar Wisata Tak Maksimal

Anwar menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungan terjadi sejak H-2 Natal. Bahkan, Gua Soekarno tidak pernah tutup selama sepekan terakhir. Sebab, jumlah pelancong sangat banyak.

”Jumat biasanya kami tutup. Tapi karena banyak permintaan dari wisatawan, kami tetap buka. Kasihan, karena banyak yang datang jauh-jauh dari luar daerah,” jelas Anwar.

Diterangkan, bentuk asli gua dengan hiasan kelap-kelip lampu menjadi sajian utama dari destinasi wisata ini. Selain itu, di Gua Soekarno juga menyediakan hiburan live music, kafe, gazebo, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Pengunjung rata-rata datang ke tempat tersebut untuk ber-selfie ria.

”Kenyamanan pengunjung tetap kami utamakan. Maka dari itu, kami terus lakukan perbaikan dan melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan pengunjung di lokasi wisata,” tuturnya.

Baca Juga :  Hendak ke Gua Soekarno di Sumenep, Pengunjung Harus Mengenakan Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep Carto memaparkan, destinasi wisata alam memang lebih banyak diserbu wisatawan di masa libur Nataru. Tidak hanya Gua Soekarno, destinasi wisata Pantai Slopeng, Lombang, Pantai Sembilan, Gili Labak, dan lainnya juga mengalami peningkatan kunjungan.

Seperti diketahui, Sumenep memiliki 28 destinasi wisata. Rinciannya, 8 destinasi wisata religi, 13 wisata alam, 3 wisata sejarah, dan 4 wisata buatan. ”Belum termasuk wisata-wisata yang tersebar di 126 pulau di Sumenep. Masih banyak destinasi wisata yang belum tercatat,” ujarnya.

Carto berharap pengelola wisata di Sumenep lebih memprioritaskan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berkunjung. Dengan begitu, para pelancong merasa betah dan berminat untuk kembali berkunjung. ”Pelayanan maksimal kepada wisatawan itu penting,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/