21 C
Madura
Saturday, December 10, 2022

Gencar Lakukan Penertiban Rokok Ilegal

Tim Gabungan Sasar Jasa Pengiriman dan Pelabuhan

SUMENEP Operasi pemberantasanrokok ilegal di Sumenep terus digencarkan. Selama ini tim gabungan turun ke sejumlah kecamatan. Tujuannya,mendeteksi keberadaan rokok tanpa pita cukai. Mereka ingin memberangus peredaran rokok bodong di Kota Keris.

Kepala Satpol PP Sumenep Ach. Laili Maulidy mengatakan, operasi bersama ini dipimpin KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura. Satpol PP dan anggota tim yang lain sebatas memberikan pendampingan saja.

Menurut Laili, tim yang tak henti-hentinya turun ke bawah tentu memiliki komitmen yang sama untuk memberantas peredaran rokok ilegal di Sumenep. Sebab, keberadaan rokok bodong tersebut melanggar aturan dan merugikan negara.

Kami sudah banyak mendatangi toko dan pasar di sejumlah kecamatan di Sumenep,” ujarnya.

Baca Juga :  Surati Operator Perkapalan, Penumpang Wajib Bermasker

Dia menyampaikan, selain toko dan pasar, tim juga mendatangi tempat-tempat sensitif lainnya. Seperti jasa pengiriman, terminal, dan pelabuhan. Sebab, tempat-tempat tersebut selama ini sering dijadikan tempat pengiriman rokok ilegal.

Yang pasti ini semua kami lakukan untuk menekan peredarannya di Sumenep,” katanya.

Mantan Kabag Perekonomian Setkab Sumenep itu menjelaskan, operasi gabungan yang dilakukan sudah berlangsung sejak RabuKamis (2122/9). Kemudian,dilanjutkan pada Senin (26/9) hingga Kamis (29/9).

Dia menyebtukan, tempat yang sudah didatangi di antaranyaKecamatan Bluto, Pragaan, Lenteng, Ganding, Manding, Kota, dan Batuan. ”Tempat yang kami datangi itu memang memiliki potensi paling banyak peredaran rokok ilegal,” sebutnya.

Baca Juga :  Tata Kelola Keuangan Bagus, Pemkab Boyong Dua Penghargaan dari BPKP

Selain melakukan penindakan, Laili mengaku bahwa tim juga memberikan sosialisasi. Utamanya, berkenaan dengan imbauan dan larangan menjual rokok ilegal. Bahkan, tim intens memasang stiker imbauan di berbagai tempat.

Bukan hanya itu, tim juga mendorong agar masyarakat tidak memasarkan rokok tanpa pita cukai. Termasuk juga agar menginformasikan kepada pihak berwajib apabila menemukan keberadaan rokok bodong. Sehingga, nantinya keberadaan rokok ilegal di Sumenep itu bisa berkurang.Kami akan terus melakukan pemantauan,” terang Laili.

Adapun hasil sitaan batang rokok selama operasi bersama, pihaknya tidak tahu pasti. Hanya, minimal target 4.800 batang. Hasilnya langsung dibawa bea dan cukai,”pungkasnya. (iqb/daf)

SUMENEP Operasi pemberantasanrokok ilegal di Sumenep terus digencarkan. Selama ini tim gabungan turun ke sejumlah kecamatan. Tujuannya,mendeteksi keberadaan rokok tanpa pita cukai. Mereka ingin memberangus peredaran rokok bodong di Kota Keris.

Kepala Satpol PP Sumenep Ach. Laili Maulidy mengatakan, operasi bersama ini dipimpin KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura. Satpol PP dan anggota tim yang lain sebatas memberikan pendampingan saja.

Menurut Laili, tim yang tak henti-hentinya turun ke bawah tentu memiliki komitmen yang sama untuk memberantas peredaran rokok ilegal di Sumenep. Sebab, keberadaan rokok bodong tersebut melanggar aturan dan merugikan negara.


Kami sudah banyak mendatangi toko dan pasar di sejumlah kecamatan di Sumenep,” ujarnya.

Baca Juga :  Prediksi Hujan Turun Bulan Depan

Dia menyampaikan, selain toko dan pasar, tim juga mendatangi tempat-tempat sensitif lainnya. Seperti jasa pengiriman, terminal, dan pelabuhan. Sebab, tempat-tempat tersebut selama ini sering dijadikan tempat pengiriman rokok ilegal.

Yang pasti ini semua kami lakukan untuk menekan peredarannya di Sumenep,” katanya.

Mantan Kabag Perekonomian Setkab Sumenep itu menjelaskan, operasi gabungan yang dilakukan sudah berlangsung sejak RabuKamis (2122/9). Kemudian,dilanjutkan pada Senin (26/9) hingga Kamis (29/9).

- Advertisement -

Dia menyebtukan, tempat yang sudah didatangi di antaranyaKecamatan Bluto, Pragaan, Lenteng, Ganding, Manding, Kota, dan Batuan. ”Tempat yang kami datangi itu memang memiliki potensi paling banyak peredaran rokok ilegal,” sebutnya.

Baca Juga :  Bupati Beri Pengarahan agar Kinerja OPD Semakin Mantap

Selain melakukan penindakan, Laili mengaku bahwa tim juga memberikan sosialisasi. Utamanya, berkenaan dengan imbauan dan larangan menjual rokok ilegal. Bahkan, tim intens memasang stiker imbauan di berbagai tempat.

Bukan hanya itu, tim juga mendorong agar masyarakat tidak memasarkan rokok tanpa pita cukai. Termasuk juga agar menginformasikan kepada pihak berwajib apabila menemukan keberadaan rokok bodong. Sehingga, nantinya keberadaan rokok ilegal di Sumenep itu bisa berkurang.Kami akan terus melakukan pemantauan,” terang Laili.

Adapun hasil sitaan batang rokok selama operasi bersama, pihaknya tidak tahu pasti. Hanya, minimal target 4.800 batang. Hasilnya langsung dibawa bea dan cukai,”pungkasnya. (iqb/daf)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/