alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Mayat Terikat Pelepah Pisang Ditemukan di Sumur Tua

SUMENEP – Warga Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam sumur Senin (28/5). Mayat tersebut diketahui bernama Rasuki, 53, warga Dusun Lambana, desa setempat. Ratusan warga berbondong-bondong menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Tego Supriyanto Marwoto menjelaskan, mayat tersebut kali pertama diketahui warga yang sedang mencari rumput di sekitar TKP. Warga melihat bercak darah di sekitar lubang sumur yang sudah lama tidak dipakai itu.

”Jadi, ada warga yang melihat bercak darah di sekitar lokasi kejadian. Lalu setelah dilihat, ternyata di dalam sumur ada mayatnya,” jelasnya Senin (28/5).

Evakuasi korban dilakukan pihak kepolisian, TNI, dan warga sekitar menggunakan tali tambang. Butuh waktu sekitar satu jam bagi petugas untuk mengangkat mayat Rasuki. Ketika diangkat, kondisi mayat korban cukup memprihatinkan.

Baca Juga :  Tembakau Termasuk Barang Bebas

Jasad pria itu hanya mengenakan celana dalam. Selain itu, tangan dan kaki diikat menggunakan pelepah pisang. Polisi juga menemukan bekas luka di tubuh korban. ”Memang ada terlihat luka di tubuh korban,” kata Tego.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban dibunuh, lalu jasadnya dibuang untuk menghilangkan jejak. ”Mayatnya kami bawa ke RSUD untuk diotopsi. Kami juga menunggu tim dari Polda Jatim untuk melakukan otopsi,” ungkapnya.

 

SUMENEP – Warga Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di dalam sumur Senin (28/5). Mayat tersebut diketahui bernama Rasuki, 53, warga Dusun Lambana, desa setempat. Ratusan warga berbondong-bondong menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Tego Supriyanto Marwoto menjelaskan, mayat tersebut kali pertama diketahui warga yang sedang mencari rumput di sekitar TKP. Warga melihat bercak darah di sekitar lubang sumur yang sudah lama tidak dipakai itu.

”Jadi, ada warga yang melihat bercak darah di sekitar lokasi kejadian. Lalu setelah dilihat, ternyata di dalam sumur ada mayatnya,” jelasnya Senin (28/5).


Evakuasi korban dilakukan pihak kepolisian, TNI, dan warga sekitar menggunakan tali tambang. Butuh waktu sekitar satu jam bagi petugas untuk mengangkat mayat Rasuki. Ketika diangkat, kondisi mayat korban cukup memprihatinkan.

Baca Juga :  Tahun Depan Fokus Revitalisasi Tujuh Puskesmas

Jasad pria itu hanya mengenakan celana dalam. Selain itu, tangan dan kaki diikat menggunakan pelepah pisang. Polisi juga menemukan bekas luka di tubuh korban. ”Memang ada terlihat luka di tubuh korban,” kata Tego.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban dibunuh, lalu jasadnya dibuang untuk menghilangkan jejak. ”Mayatnya kami bawa ke RSUD untuk diotopsi. Kami juga menunggu tim dari Polda Jatim untuk melakukan otopsi,” ungkapnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/