alexametrics
24.6 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Ratusan Ayam Bekisar Beradu Suara

SUMENEP – Para penggemar ayam bekisar dari berbagai daerah berkumpul di lapangan GOR A. Yani, Sumenep, kemarin (27/10). Mereka mengikuti lomba seni suara ayam bekisar. Event itu digelar dalam rangka Hari Jadi Ke-750 Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, pemerintah akan terus mendongkrak beragam kesenian yang menjadi identitas daerah. Termasuk ayam bekisar yang berasal dari Pulau Kangean. Meski lama tidak diselenggarakan, event tersebut bukan hal baru di Sumenep.

Karena itu, pemerintah menyelenggarakan lomba dalam rangkaian hari jadi. Selanjutnya, pemerintah bakal bersinergi dengan Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (Kemari) untuk mengadakan event ayam bekisar 3 bulan sekali. ”Lama tidak terdengar karena mati suri bertahun-tahun. Kita hidupkan lagi agar nantinya bisa menjadi bagian dari ekonomi kerakyatan,” terangnya.

Baca Juga :  Tiga Bulan Guru Sertifikasi Tak Dibayar

Ketua Kemari Cabang Sumenep Mohammad Farid Wajdi menyamapaikan, lomba itu diikuti 207 peserta tingkat nasional. Mereka berasal dari Jakarta, Bogor, Semarang Jogja, Bali, dan berbagai kota di Jawa Timur. Lomba kesenian suara ayam dibagi tiga kelas. Yaitu, kelas utama, madya, dan pratama. (c3)

- Advertisement -

SUMENEP – Para penggemar ayam bekisar dari berbagai daerah berkumpul di lapangan GOR A. Yani, Sumenep, kemarin (27/10). Mereka mengikuti lomba seni suara ayam bekisar. Event itu digelar dalam rangka Hari Jadi Ke-750 Sumenep.

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, pemerintah akan terus mendongkrak beragam kesenian yang menjadi identitas daerah. Termasuk ayam bekisar yang berasal dari Pulau Kangean. Meski lama tidak diselenggarakan, event tersebut bukan hal baru di Sumenep.

Karena itu, pemerintah menyelenggarakan lomba dalam rangkaian hari jadi. Selanjutnya, pemerintah bakal bersinergi dengan Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (Kemari) untuk mengadakan event ayam bekisar 3 bulan sekali. ”Lama tidak terdengar karena mati suri bertahun-tahun. Kita hidupkan lagi agar nantinya bisa menjadi bagian dari ekonomi kerakyatan,” terangnya.

Baca Juga :  Hadiri Acara Gerakan Percepatan Tanam Padi, Ini Harapan Wabup Sumenep


Ketua Kemari Cabang Sumenep Mohammad Farid Wajdi menyamapaikan, lomba itu diikuti 207 peserta tingkat nasional. Mereka berasal dari Jakarta, Bogor, Semarang Jogja, Bali, dan berbagai kota di Jawa Timur. Lomba kesenian suara ayam dibagi tiga kelas. Yaitu, kelas utama, madya, dan pratama. (c3)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/