alexametrics
24.6 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Pengasuh Pondok Pesantren Aqidah Usymuni Wafat

SUMENEP – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Aqidah Usymuni Tarate, Sumenep, Dr. KH. Safradji, M.Pd.I. wafat Senin pagi (28/9). Kiai Safradji meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Kiai Safradji lahir di Sumenep pada 10 Juni 1957. Menempuh pendidikan dasar di MI Al-Amien Tegal. Pernah mondok di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk. Pendidikan S-1 ditempuh di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Surabaya.

Kemudian melanjutkan S-2 di Universitas Pesantren Darul Ulum (Unipdu) Jombang. Lalu, mengambil gelar doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Pernah aktif di GP Ansor pada 1985–1990 dan PC Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep. Kemudian, sebagai ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumenep.

Baca Juga :  BANG HiPo Selamatkan Kotaku dari Kesan Kumuh

Kiai yang pernah jadi kepala MTs dan MA ini juga mengemban amanah sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep. Selain itu juga menjadi ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep.

”Kiai Safradji sosok yang alim dan sabar. Kami, santri dan alumni, kehilangan guru panutan,” kata Abd. Muksidyanto, alumnus Pondok Pesantren Aqidah Usymuni yang juga mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STITA Sumenep. (luq)

- Advertisement -

SUMENEP – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Aqidah Usymuni Tarate, Sumenep, Dr. KH. Safradji, M.Pd.I. wafat Senin pagi (28/9). Kiai Safradji meninggal dunia pada usia 63 tahun.

Kiai Safradji lahir di Sumenep pada 10 Juni 1957. Menempuh pendidikan dasar di MI Al-Amien Tegal. Pernah mondok di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk. Pendidikan S-1 ditempuh di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Surabaya.

Kemudian melanjutkan S-2 di Universitas Pesantren Darul Ulum (Unipdu) Jombang. Lalu, mengambil gelar doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Pernah aktif di GP Ansor pada 1985–1990 dan PC Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep. Kemudian, sebagai ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumenep.

Baca Juga :  Pemdes Tamidung Sukses Gelar Vaksinasi


Kiai yang pernah jadi kepala MTs dan MA ini juga mengemban amanah sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep. Selain itu juga menjadi ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep.

”Kiai Safradji sosok yang alim dan sabar. Kami, santri dan alumni, kehilangan guru panutan,” kata Abd. Muksidyanto, alumnus Pondok Pesantren Aqidah Usymuni yang juga mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STITA Sumenep. (luq)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/