alexametrics
26.1 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pemkab Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

SUMENEP – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus berupaya mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat. Terbaru, dinas tersebut menggelar pembinaan dan pembekalan wirausaha muda yang diikuti 250 peserta. Acara yang digelar di Pendapa Keraton Senin (26/2) itu diisi oleh Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Dr. Sukarmi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sumenep Imam Trisnohadi mengatakan, ada tiga maksud dan tujuan digelarnya acara tersebut. Pertama, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada wirausahawan muda sebagai bekal mengembangkan usahanya sehingga terbentuk wirausaha mandiri dan berdaya saing tinggi.

Kedua, meningkatkan jiwa entrepreneur dan semangat kemitraan antar pelaku usaha di Kabupaten Sumenep sehingga terjalin jejaring usaha di sektor riil melalui persaingan sehat. ”Ketiga, menumbuhkan dan mengembangkan sistem perekonomian rakyat melalui koperasi, usaha mikro, kecil, dan menenagah sebagai pelaku usaha di daerah sehingga tercipta pola kemitaraan yang harmonis,” ujarnya.

Baca Juga :  Kesadaran Pelaku Usaha Urus Izin Rendah

Komisioner KPPU RI Sukarmi memberikan wejangan kepada ratusan peserta bahwa persaingan sangat ketat. Ke depan, para pelaku usaha di Sumenep tidak hanya akan bersaing dengan sesama kawan asal daerah. Tetapi, juga dengan pengusaha-pengusaha dari luar, termasuk persaingan antarproduk. ”Kalau di Sumenep banyak yang bisa dikembangkan, maka Sumenep akan bersaing dengan produk yang berasal dari luar,” katanya.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim menambahkan, produk yang dihasilkan oleh wirausahawan Sumenep sudah banyak dan berkualitas. Tetapi, kendalanya di sektor pemasaran. Termasuk, soal branding produk juga masih menjadi problem bersama. ”Jaringan itu menentukan. Kalau ingin sukses jaringannya jangan hanya di pasar kecamatan. Tapi masuklah ke pasar kabupaten. Saya kira kita harus punya jaringan yang luas,” tegasnya.

Baca Juga :  Penyaluran BPUM Buram, Pelaku Usaha Perlu Cek Sendiri

 

SUMENEP – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus berupaya mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat. Terbaru, dinas tersebut menggelar pembinaan dan pembekalan wirausaha muda yang diikuti 250 peserta. Acara yang digelar di Pendapa Keraton Senin (26/2) itu diisi oleh Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Dr. Sukarmi.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sumenep Imam Trisnohadi mengatakan, ada tiga maksud dan tujuan digelarnya acara tersebut. Pertama, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada wirausahawan muda sebagai bekal mengembangkan usahanya sehingga terbentuk wirausaha mandiri dan berdaya saing tinggi.

Kedua, meningkatkan jiwa entrepreneur dan semangat kemitraan antar pelaku usaha di Kabupaten Sumenep sehingga terjalin jejaring usaha di sektor riil melalui persaingan sehat. ”Ketiga, menumbuhkan dan mengembangkan sistem perekonomian rakyat melalui koperasi, usaha mikro, kecil, dan menenagah sebagai pelaku usaha di daerah sehingga tercipta pola kemitaraan yang harmonis,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyaluran BPUM Buram, Pelaku Usaha Perlu Cek Sendiri

Komisioner KPPU RI Sukarmi memberikan wejangan kepada ratusan peserta bahwa persaingan sangat ketat. Ke depan, para pelaku usaha di Sumenep tidak hanya akan bersaing dengan sesama kawan asal daerah. Tetapi, juga dengan pengusaha-pengusaha dari luar, termasuk persaingan antarproduk. ”Kalau di Sumenep banyak yang bisa dikembangkan, maka Sumenep akan bersaing dengan produk yang berasal dari luar,” katanya.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim menambahkan, produk yang dihasilkan oleh wirausahawan Sumenep sudah banyak dan berkualitas. Tetapi, kendalanya di sektor pemasaran. Termasuk, soal branding produk juga masih menjadi problem bersama. ”Jaringan itu menentukan. Kalau ingin sukses jaringannya jangan hanya di pasar kecamatan. Tapi masuklah ke pasar kabupaten. Saya kira kita harus punya jaringan yang luas,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu Desa Tak Bisa Cairkan DD Tahap III

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/