alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Stttt…Bank Jatim Akhirnya Melunak soal Pencairan Dana tanpa KTP

SUMENEP – Setelah mendapat sorotan banyak pihak, Bank Jatim Sumenep akhirnya melunak. Jika sebelumnya menolak pencairan dana bantuan dengan surat keterangan KTP sementara, kini bank plat merah itu memperbolehkan.

Pernyataan itu muncul belakangan setelah mengemuka soal keluhan kelompok masyarakat (Pokmas). Situasi yang berbeda dengan sebelumnya dimana Bank Jatim sempat menolak pencairan bantuan pemprov jika tidak membawa KTP asli.

Penyelia Teller Bank Jatim Sumenep Ratih Pramiswati saat ditemui RadarMadura.id memastikan pihaknya tidak memersulit nasabah. Pihaknya hanya menjalankan prosedur yang biasa berlaku di Bank Jatim.

“Saya sendiri sudah berkoordinasi dengan pimpinan dan disdukcapil memang kekurangan blangko. Untuk pencairan dana bantuan tersebut bisa dilakukan dengan membawa surat pengganti KTP sementara yang dikeluarkan oleh dinas terkait,” katanya

Baca Juga :  Cegah Kakaktua Jambul Kuning Punah

Dengan catatan, sambung dia, setelah KTP tersebut jadi harus disetorkan ke instansinya. Tujiannya untuk memperbaharui data yang lama alias mengganti data surat KTP sementara dengan KTP asli.

Perempuan berpasar cantik itu menambahkan, selama surat pengganti KTP itu berlaku dana bantun tersebut bisa dicairkan kapan saja. “Kami dari pihak Bank Jatim tidak akan mempersulit nasabah kami,” tandasnya.

Pernyataan Ratih Pramiswati jauh berbeda dengan sebelumnya. Seperti diberitakan, salah satu Pokmas asal Kecamatan Bluto, Hijrah Makmur, mengaku dirugikan Bank Jatim Sumenep. Hal itu menyusul gagalnya pencairan dana bantuan ternak dari Pemprov Jatim yang harusnya sudah cair.

Kegagalan pencairan itu dipicu sikap tidak populis Penyelia Teller Bank Jatim Sumenep Ratih Pramastiwi. Diduga, yang bersangkutan melarang pencairan dana bantuan karena penerima hanya menggunakan KTP asli. Padahal, saat ini KTP asli sedang kehabisan blangko di disdukcapil. (Ubay Shabaro)

Baca Juga :  Penentuan Zonasi SD Perlu Dievaluasi

SUMENEP – Setelah mendapat sorotan banyak pihak, Bank Jatim Sumenep akhirnya melunak. Jika sebelumnya menolak pencairan dana bantuan dengan surat keterangan KTP sementara, kini bank plat merah itu memperbolehkan.

Pernyataan itu muncul belakangan setelah mengemuka soal keluhan kelompok masyarakat (Pokmas). Situasi yang berbeda dengan sebelumnya dimana Bank Jatim sempat menolak pencairan bantuan pemprov jika tidak membawa KTP asli.

Penyelia Teller Bank Jatim Sumenep Ratih Pramiswati saat ditemui RadarMadura.id memastikan pihaknya tidak memersulit nasabah. Pihaknya hanya menjalankan prosedur yang biasa berlaku di Bank Jatim.

“Saya sendiri sudah berkoordinasi dengan pimpinan dan disdukcapil memang kekurangan blangko. Untuk pencairan dana bantuan tersebut bisa dilakukan dengan membawa surat pengganti KTP sementara yang dikeluarkan oleh dinas terkait,” katanya

Baca Juga :  Proyek Irigasi Diduga Tak Sesuai RAB

Dengan catatan, sambung dia, setelah KTP tersebut jadi harus disetorkan ke instansinya. Tujiannya untuk memperbaharui data yang lama alias mengganti data surat KTP sementara dengan KTP asli.

Perempuan berpasar cantik itu menambahkan, selama surat pengganti KTP itu berlaku dana bantun tersebut bisa dicairkan kapan saja. “Kami dari pihak Bank Jatim tidak akan mempersulit nasabah kami,” tandasnya.

Pernyataan Ratih Pramiswati jauh berbeda dengan sebelumnya. Seperti diberitakan, salah satu Pokmas asal Kecamatan Bluto, Hijrah Makmur, mengaku dirugikan Bank Jatim Sumenep. Hal itu menyusul gagalnya pencairan dana bantuan ternak dari Pemprov Jatim yang harusnya sudah cair.

Kegagalan pencairan itu dipicu sikap tidak populis Penyelia Teller Bank Jatim Sumenep Ratih Pramastiwi. Diduga, yang bersangkutan melarang pencairan dana bantuan karena penerima hanya menggunakan KTP asli. Padahal, saat ini KTP asli sedang kehabisan blangko di disdukcapil. (Ubay Shabaro)

Baca Juga :  Agenda Visit 2019 Dimulai Maret

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/