alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Calon Legislator Ukur Jas sebelum Ditetapkan

SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang belum menetapkan calon anggota DPRD terpilih 2019–2024. Akan tetapi, sekretariat DPRD sudah melakukan pengukuran jas untuk 45 calon legislator.

Sekretaris DPRD Sampang Moh. Anwari Abdullah menerangkan, seluruh calon anggota terpilih sudah melakukan pengukuran. Baik pendatang baru ataupun yang saat ini masih menjabat. Sebab, pakaian dinas merupakan hak dari anggota untuk dipakai saat pelantikan. ”Satu setel untuk semua anggota yang baru. Itu haknya 45 anggota yang mau dilantik,” kata Anwari kemarin (26/7).

Pihaknya tidak menunggu penetapan caleg terpilih dari KPU. Sebab dikhawatirkan akan mepet waktu. Terlebih, sampai saat ini KPU belum ada tanda-tanda untuk melakukan penetapan caleg terpilih.

Baca Juga :  Bantu 1.250 Sambungan Listrik Gratis

Data 45 caleg terpilih itu berdasarkan hasil pleno penetapan pemilu. Dia mengakui hasil pemilu itu masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK). Tetapi sengketa itu tidak berpengaruh signifikan terhadap pengukuran jas.

”Tidak masalah karena yang menggungat cuma satu orang. Seandainya yang 45 harus diubah, baru jadi masalah,” tegasnya.

Partai Golkar melakukan gugatan atas hasil pemilu DPRD Sampang di daerah pemilihan (dapil) 3. Jika gugatan itu berhasil, kemungkinan Golkar akan memperoleh tambahan kursi. Sebaliknya, jika gagal, formasi tetap sesuai dengan hasil pleno penetapan pemilu KPU Sampang.

Masa bakti anggota DPRD Sampang 2014–2019 berakhir 25 Agustus. Sekretariat DPRD belum memutuskan tanggal berapa akan melakukan pelantikan pengganti mereka untuk periode 2019-2024. Pihaknya masih menunggu hasil penetapan KPU. ”Begitu kita terima dari KPU, yang penting tidak sampai dengan 25 Agustus kita proses,” tukasnya.

Baca Juga :  KPU Sosialisasikan Tata Cara Pemungutan–Penghitungan Suara

Komisioner KPU Sampang M. Syamsul Arifin mengatakan, saat ini tahapan sidang perselisihan hasil pemilu (PHPU) di MK masih berlangsung. Dari 30 Juli sampai 5 Agustus memasuki tahapan rapat permusyawaratan hakim (RPH). Pada 6–9 Agustus pelaksanaan sidang pengucapan putusan. ”Setelah MK menyampaikan putusan, baru KPU Sampang akan melakukan pleno penetapan caleg terpilih,” tukasnya.

- Advertisement -

SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang belum menetapkan calon anggota DPRD terpilih 2019–2024. Akan tetapi, sekretariat DPRD sudah melakukan pengukuran jas untuk 45 calon legislator.

Sekretaris DPRD Sampang Moh. Anwari Abdullah menerangkan, seluruh calon anggota terpilih sudah melakukan pengukuran. Baik pendatang baru ataupun yang saat ini masih menjabat. Sebab, pakaian dinas merupakan hak dari anggota untuk dipakai saat pelantikan. ”Satu setel untuk semua anggota yang baru. Itu haknya 45 anggota yang mau dilantik,” kata Anwari kemarin (26/7).

Pihaknya tidak menunggu penetapan caleg terpilih dari KPU. Sebab dikhawatirkan akan mepet waktu. Terlebih, sampai saat ini KPU belum ada tanda-tanda untuk melakukan penetapan caleg terpilih.

Baca Juga :  Launching Tahapan Pilkada 2018 Semarak

Data 45 caleg terpilih itu berdasarkan hasil pleno penetapan pemilu. Dia mengakui hasil pemilu itu masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK). Tetapi sengketa itu tidak berpengaruh signifikan terhadap pengukuran jas.

”Tidak masalah karena yang menggungat cuma satu orang. Seandainya yang 45 harus diubah, baru jadi masalah,” tegasnya.

Partai Golkar melakukan gugatan atas hasil pemilu DPRD Sampang di daerah pemilihan (dapil) 3. Jika gugatan itu berhasil, kemungkinan Golkar akan memperoleh tambahan kursi. Sebaliknya, jika gagal, formasi tetap sesuai dengan hasil pleno penetapan pemilu KPU Sampang.

Masa bakti anggota DPRD Sampang 2014–2019 berakhir 25 Agustus. Sekretariat DPRD belum memutuskan tanggal berapa akan melakukan pelantikan pengganti mereka untuk periode 2019-2024. Pihaknya masih menunggu hasil penetapan KPU. ”Begitu kita terima dari KPU, yang penting tidak sampai dengan 25 Agustus kita proses,” tukasnya.

Baca Juga :  Rapid Test Ratusan Calon Penumpang Kepulauan

Komisioner KPU Sampang M. Syamsul Arifin mengatakan, saat ini tahapan sidang perselisihan hasil pemilu (PHPU) di MK masih berlangsung. Dari 30 Juli sampai 5 Agustus memasuki tahapan rapat permusyawaratan hakim (RPH). Pada 6–9 Agustus pelaksanaan sidang pengucapan putusan. ”Setelah MK menyampaikan putusan, baru KPU Sampang akan melakukan pleno penetapan caleg terpilih,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/