alexametrics
25.2 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

Pakai Cara Konvensional

Dispendukcapil Belum Punya Mobil Layanan Kependudukan

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep kini aktif turun ke lapangan melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Namun, mereka masih menggunakan cara konvensional. Sebab, belum ada mobil pelayanan administrasi kependudukan.

Kepala Dispendukcapil Sumenep Syahwan Effendi mengatakan, sejak awal institusinya sudah melakukan inovasi dengan layanan jemput bola. Selama ini, petugas turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Hal itu dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kepemilikan dokumen kependudukan.

Selama ini, cara yang dilakukan institusinya membawa komputer dan printer ke rumah-rumah warga atau balai desa. Terkadang juga mengunjungi komunitas-komunitas tertentu. Bisa juga ke lokasi-lokasi lain yang sudah disepakati menjadi sasaran pelayanan. ”Kami bawa komputer dan printer, diangkut dari mobil ke tempat tujuan,” katanya.

Baca Juga :  Regulasi Berubah, Cetak Dokumen Kependudukan Pakai HVS

Sebenarnya, lanjut Syahwan Effendi, keberadaan mobil khusus pelayanan administrasi kependudukan sangat memudahkan kinerja institusinya. Sebab, petugas tidak repot-repot lagi mengangkut mesin layanan kependudukan itu.

”Tetapi langsung melayani masyarakat yang membutuhkan di atas mobil. Jadi, pelayanan administrasi ke pelosok desa bisa lebih mudah dan cepat. Pelayanan juga akan semakin merata. Kendalanya, kami belum memiliki mobil pelayanan,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan mobil pelayanan administrasi kependudukan sangat penting. Karena itu, institusinya akan memperjuangkan agar pelayanan masyarakat kian maksimal.

Untuk mewujudkan itu, butuh dukungan berbagai pihak. Salah satunya dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. ”Kami usulkan tahun depan mudah-mudahan terealisasi. Saat ini kami tetap mengupayakan agar pelayanan masyarakat maksimal,” ucap Syahwan Effendi.

Baca Juga :  Khawatir Dipenuhi Tiram, Pengiriman KMP DBS III ke Sumenep Diundur

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menyatakan, selama ini belum ada usulan mobil layanan administrasi kependudukan ke dewan. Dia mengakui keberadaan mobil tersebut penting dan harus diusulkan.

”Sebab, ini menyangkut pemerataan pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Terutama, masyarakat pelosok desa. Apalagi, sekarang pelayanan administrasi kependudukan memakai sistem online. Makanya, butuh mobil pelayanan,” tandasnya. (iqb/yan)

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep kini aktif turun ke lapangan melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Namun, mereka masih menggunakan cara konvensional. Sebab, belum ada mobil pelayanan administrasi kependudukan.

Kepala Dispendukcapil Sumenep Syahwan Effendi mengatakan, sejak awal institusinya sudah melakukan inovasi dengan layanan jemput bola. Selama ini, petugas turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Hal itu dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kepemilikan dokumen kependudukan.

Selama ini, cara yang dilakukan institusinya membawa komputer dan printer ke rumah-rumah warga atau balai desa. Terkadang juga mengunjungi komunitas-komunitas tertentu. Bisa juga ke lokasi-lokasi lain yang sudah disepakati menjadi sasaran pelayanan. ”Kami bawa komputer dan printer, diangkut dari mobil ke tempat tujuan,” katanya.

Baca Juga :  Bank Jatim Cabang Sumenep Tambah Mesin ATM

Sebenarnya, lanjut Syahwan Effendi, keberadaan mobil khusus pelayanan administrasi kependudukan sangat memudahkan kinerja institusinya. Sebab, petugas tidak repot-repot lagi mengangkut mesin layanan kependudukan itu.

”Tetapi langsung melayani masyarakat yang membutuhkan di atas mobil. Jadi, pelayanan administrasi ke pelosok desa bisa lebih mudah dan cepat. Pelayanan juga akan semakin merata. Kendalanya, kami belum memiliki mobil pelayanan,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan mobil pelayanan administrasi kependudukan sangat penting. Karena itu, institusinya akan memperjuangkan agar pelayanan masyarakat kian maksimal.

Untuk mewujudkan itu, butuh dukungan berbagai pihak. Salah satunya dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. ”Kami usulkan tahun depan mudah-mudahan terealisasi. Saat ini kami tetap mengupayakan agar pelayanan masyarakat maksimal,” ucap Syahwan Effendi.

Baca Juga :  Catat....! Polres Sumenep Janji Tindak Penambang Nakal
- Advertisement -

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menyatakan, selama ini belum ada usulan mobil layanan administrasi kependudukan ke dewan. Dia mengakui keberadaan mobil tersebut penting dan harus diusulkan.

”Sebab, ini menyangkut pemerataan pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Terutama, masyarakat pelosok desa. Apalagi, sekarang pelayanan administrasi kependudukan memakai sistem online. Makanya, butuh mobil pelayanan,” tandasnya. (iqb/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/