alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Petasan Meledak, Empat Pemuda di Madura Alami Luka Bakar

SUMENEP – Sebanyak empat orang mengalami luka-luka terkena percikan api petasan yang meledak pada Rabu (27/5) sekitar pukul 12.00. Musibah itu terjadi di rumah Nurul, 18, warga Dusun Paoan, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan.

Kejadian bermula saat pemilik rumah beserta salah satu korban lainnya atas nama Yogi, 18, membersihkan bubuk mesiu. Bahan baku petasan itu sisa perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Kemudian Reza, 12, datang ke rumah Nurul sembari merokok.

Khawatir berbahaya, Nurul minta Reza tidak mendekat. Sebab, sisa bubuk mesiu berceceran dan dapat memicu percikan api. Tapi, Reza tidak menggrubris. Justru, nekat mendekati toples berisi bubuk mesiu.

Baca Juga :  Bidang ESDA Wujudkan Masyarakat Cerdas dan Hemat Energi

Tak pelak, ledakan pun terjadi. Bubuk mesiu yang tersimpan di toples tersulut api rokok Reza. Akibatnya, lantai rumah dan kaca jendela pecah. Selain itu, empat orang terkena percikan bahan peledak tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti memaparkan, ledakan menyebabkan Nurul mengalami luka bakar. Misalnya pada bagian samping dan bawah mata kanan, leher kanan, dan lutut kanan.

Sedangkan Yogi menderita luka pada paha bawah kanan, kaki kiri, bagian leher, dan dada. Khusus Reza mengalami luka kaki kanan serta kiri. Selanjutnya Dani, 20, mengalami luka pada jari tangan kanan.

“Korban yang mengalami banyak luka dirawat di puskesmas. Keempat korban berasal dari satu dusun,” terangnya. (bad)

Baca Juga :  Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Ini yang Dilakukan Pemerintah Pusat

SUMENEP – Sebanyak empat orang mengalami luka-luka terkena percikan api petasan yang meledak pada Rabu (27/5) sekitar pukul 12.00. Musibah itu terjadi di rumah Nurul, 18, warga Dusun Paoan, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan.

Kejadian bermula saat pemilik rumah beserta salah satu korban lainnya atas nama Yogi, 18, membersihkan bubuk mesiu. Bahan baku petasan itu sisa perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Kemudian Reza, 12, datang ke rumah Nurul sembari merokok.

Khawatir berbahaya, Nurul minta Reza tidak mendekat. Sebab, sisa bubuk mesiu berceceran dan dapat memicu percikan api. Tapi, Reza tidak menggrubris. Justru, nekat mendekati toples berisi bubuk mesiu.

Baca Juga :  Bidang ESDA Wujudkan Masyarakat Cerdas dan Hemat Energi


Tak pelak, ledakan pun terjadi. Bubuk mesiu yang tersimpan di toples tersulut api rokok Reza. Akibatnya, lantai rumah dan kaca jendela pecah. Selain itu, empat orang terkena percikan bahan peledak tersebut.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti memaparkan, ledakan menyebabkan Nurul mengalami luka bakar. Misalnya pada bagian samping dan bawah mata kanan, leher kanan, dan lutut kanan.

Sedangkan Yogi menderita luka pada paha bawah kanan, kaki kiri, bagian leher, dan dada. Khusus Reza mengalami luka kaki kanan serta kiri. Selanjutnya Dani, 20, mengalami luka pada jari tangan kanan.

“Korban yang mengalami banyak luka dirawat di puskesmas. Keempat korban berasal dari satu dusun,” terangnya. (bad)

Baca Juga :  Pemkab Pastikan Seleksi Tambahan Pilkades Serentak Berlangsung Fair
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/