alexametrics
29.3 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Pemkab Sumenep Siapkan Event Kontes Kucing Internasional

SUMENEP  – Setelah sukses menggelar Festival Lovebird Internasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali bersiap menggelar event bertaraf internasional. Rencananya, 14 April akan digelar kontes kucing internasional.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, pihaknya sudah mengadakan persiapan untuk kegiatan tersebut. Rencananya, pemkab akan bekerja sama dengan peneliti kucing dari Bogor untuk kelancaran acara.

”Dalam beberapa rapat, kami sudah membahas persiapan kegiatan kontes kucing internasional ini. Kami ingin kegiatan ini nantinya berjalan lancar seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya,” ucapnya.

Diadakannya kegiatan itu bukan tanpa alasan. Sumenep memiliki jenis kucing endemik yang hanya ada di Sumenep. Yaitu, Kucing Busok dari Pulau Raas. Selain itu, Busyro menegaskan bahwa rangkaian event itu bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Hosni Target Rebut Kursi di Semua Dapil

”Yang pasti, semua kegiatan yang kami selenggarakan tujuan utamanya adalah untuk memberdayakan masyarakat, memperbaiki ekonomi, dan memperkenalkan potensi yang ada di Sumenep ke mata internasional. Karena Visit ini bukan untuk Visit, tapi untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Busyro menerangkan, dalam setiap event yang diselenggarakan pemkab, dia ingin agar peran pihak ketiga lebih ditingkatkan. Sebab, kata dia, perkembangan pembangunan daerah sangat membutuhkan peran pihak ketiga.

”Pihak ketiga di sini bukan hanya para penyandang dana, melainkan juga para ahli. Misalnya, peneliti kucing, peneliti burung, orang yang ahli dalam bidang pariwisata, dan lain-lain,” pungkasnya.

SUMENEP  – Setelah sukses menggelar Festival Lovebird Internasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali bersiap menggelar event bertaraf internasional. Rencananya, 14 April akan digelar kontes kucing internasional.

Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, pihaknya sudah mengadakan persiapan untuk kegiatan tersebut. Rencananya, pemkab akan bekerja sama dengan peneliti kucing dari Bogor untuk kelancaran acara.

”Dalam beberapa rapat, kami sudah membahas persiapan kegiatan kontes kucing internasional ini. Kami ingin kegiatan ini nantinya berjalan lancar seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya,” ucapnya.


Diadakannya kegiatan itu bukan tanpa alasan. Sumenep memiliki jenis kucing endemik yang hanya ada di Sumenep. Yaitu, Kucing Busok dari Pulau Raas. Selain itu, Busyro menegaskan bahwa rangkaian event itu bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Tidak Terima

”Yang pasti, semua kegiatan yang kami selenggarakan tujuan utamanya adalah untuk memberdayakan masyarakat, memperbaiki ekonomi, dan memperkenalkan potensi yang ada di Sumenep ke mata internasional. Karena Visit ini bukan untuk Visit, tapi untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Busyro menerangkan, dalam setiap event yang diselenggarakan pemkab, dia ingin agar peran pihak ketiga lebih ditingkatkan. Sebab, kata dia, perkembangan pembangunan daerah sangat membutuhkan peran pihak ketiga.

”Pihak ketiga di sini bukan hanya para penyandang dana, melainkan juga para ahli. Misalnya, peneliti kucing, peneliti burung, orang yang ahli dalam bidang pariwisata, dan lain-lain,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/