alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

DPRD Jadi Tujuan Studi Banding

SUMENEP – Kinerja Komisi IV DPRD Sumenep patut diapresiasi. Komisi yang menangani pendidikan dan kesehatan itu dikunjungi ketua dan anggota Komisi D DPRD Probolinggo Kamis (22/2). Mereka melakukan studi banding karena kabupaten ujung Madura itu dinilai maju dan pantas dijadikan contoh.

 Ketua Komisi D Probolinggo Lukman Hakim menyampaikan, ada sejumlah hal yang menjadi topik kunjungan tersebut. Yakni, pendidikan, wisata, dan kesehatan. Hasil studi banding itu akan diterapkan di Probolinggo.

Pria berambut gondrong tersebut menjelaskan di bidang pendidikan, misalnya. Sejak tahun lalu, jenjang SMA sudah beralih ke provinsi. Cara mengaplikasikannya, pihaknya mengadopsi ke Sumenep.

”Memamg kami melihat Sumenep daerah yang maju di pendidikan. Kami sebelumnya ke Pontianak tentang kesehatannya. Karena di sana sangat bagus,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pantau UNBK, Wabup Sumenep Achmad Fauzi Berharap Semua Peserta Lulus

Pengelolaan pariwisata juga menjadi topik pembicaraan. Pengelolaan wisata di Sumenep cukup bagus. ”Di Probolinggo juga banyak wisata. Saat ini proses pengelolaan. Makanya, kami mendatangi Sumenep karena Sumenep memang layak,” ucapnya.

Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma yang ikut menemui rombongan mengatakan, banyak yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Terutama tentang tugas di komisi IV DPRD Sumenep. ”Ya, kami jelaskan apa yang sudah kami lakukan,” ujarnya.

Politikus PKB itu menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih karena lembaganya dijadikan sebagai tempat studi banding. Pihaknya akan terus memacu kinerja para anggota dewan demi kemajuan Sumenep.

”Kami sudah menjalankan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dewan sebagaimana mestinya. Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman Komisi D DPRD Probolinggo yang sudah memercayai kami untuk dijadikan jujukan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ringankan Derita Korban Gempa di Pulau Ra'as, BEM STITA Galang Dana

 

 

SUMENEP – Kinerja Komisi IV DPRD Sumenep patut diapresiasi. Komisi yang menangani pendidikan dan kesehatan itu dikunjungi ketua dan anggota Komisi D DPRD Probolinggo Kamis (22/2). Mereka melakukan studi banding karena kabupaten ujung Madura itu dinilai maju dan pantas dijadikan contoh.

 Ketua Komisi D Probolinggo Lukman Hakim menyampaikan, ada sejumlah hal yang menjadi topik kunjungan tersebut. Yakni, pendidikan, wisata, dan kesehatan. Hasil studi banding itu akan diterapkan di Probolinggo.

Pria berambut gondrong tersebut menjelaskan di bidang pendidikan, misalnya. Sejak tahun lalu, jenjang SMA sudah beralih ke provinsi. Cara mengaplikasikannya, pihaknya mengadopsi ke Sumenep.


”Memamg kami melihat Sumenep daerah yang maju di pendidikan. Kami sebelumnya ke Pontianak tentang kesehatannya. Karena di sana sangat bagus,” imbuhnya.

Baca Juga :  Suara Minoritas, PBB Incar Koalisi Gemuk

Pengelolaan pariwisata juga menjadi topik pembicaraan. Pengelolaan wisata di Sumenep cukup bagus. ”Di Probolinggo juga banyak wisata. Saat ini proses pengelolaan. Makanya, kami mendatangi Sumenep karena Sumenep memang layak,” ucapnya.

Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma yang ikut menemui rombongan mengatakan, banyak yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Terutama tentang tugas di komisi IV DPRD Sumenep. ”Ya, kami jelaskan apa yang sudah kami lakukan,” ujarnya.

Politikus PKB itu menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih karena lembaganya dijadikan sebagai tempat studi banding. Pihaknya akan terus memacu kinerja para anggota dewan demi kemajuan Sumenep.

”Kami sudah menjalankan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dewan sebagaimana mestinya. Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman Komisi D DPRD Probolinggo yang sudah memercayai kami untuk dijadikan jujukan,” pungkasnya.

Baca Juga :  DPRD Dukung CFD 1.000 Hari Kepemimpinan Bupati dan Wabup Sumenep

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Berolahraga untuk Kebugaran

Kena Pukul Teman, Siswa Gegar Otak

Perkenalkan Media Cetak sejak Dini

Artikel Terbaru

/