Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri KKP Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Sumenep

H

OPTIMISTIS: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (pegang mik) berinteraksi dengan nelayan saat meninjau KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Selasa (3/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)
OPTIMISTIS: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono (pegang mik) berinteraksi dengan nelayan saat meninjau KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Selasa (3/3). (PROKOPIM UNTUK JPRM)


Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono turun ke Sumenep, Selasa (3/3).

Kedatangannya ke Kota Keris untuk meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang.

Dalam kunjungannya, dia memastikan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) di KNMP segera dibangun.

Advertisement

”Sebentar lagi akan ada SPBN. Itu untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya operasional nelayan,” terangnya.

Menurut dia, pembangunan KNMP tidak hanya menghadirkan SPBN, tetapi juga pabrik es portabel yang kini sudah beroperasi. Selain itu, rencana pengadaan cool storage dan kendaraan berpendingin.

Fasilitas itu dinilai krusial untuk menjaga mutu hasil tangkapan agar tetap segar hingga sampai ke pasar.

Advertisement

”Yang kita bangun di sini, mudah-mudahan ini nanti bisa meningkatkan produktivitas bagi para nelayan yang ada di Sumenep,” harapnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan 100 titik KNMP di Indonesia.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih dalam setahun. Tujuan pembangunan untuk mempercepat modernisasi kawasan pesisir.

Wahyu menyebut Kabupaten Sumenep dipilih karena memiliki potensi perikanan yang melimpah.

Di Desa Dapenda tercatat 1.893 kepala keluarga dengan 421 nelayan aktif dan 31 unit kapal.

Komoditas utama yang ditangkap meliputi ikan tongkol, kembung, cakalang, dan slengseng.

Dia akan berdiskusi dengan bupati Sumenep untuk mengkaji kemungkinan penambahan titik KNMP di wilayah lain.

Pemerintah pusat ingin memastikan kawasan nelayan menjadi lebih bersih, sehat dan produktif.

”Nanti saya ingin berdiskusi dengan Bapak Bupati, apakah atau lokasi mana lagi yang perlu dibangun kampung nelayan,” ujarnya. (tif/luq)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah, Pimpin Upacara Hari Jadi Ke-757 Sumenep

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Bersinergi Bangun Daerah, Pimpin Upacara Hari Jadi Ke-757 Sumenep

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, kemajuan Sumenep membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pembangunan.

Rancangan APBD Kabupaten Sumenep 2027 Menyusut

Rancangan APBD Kabupaten Sumenep 2027 Menyusut

Wabup Imam Hasyim menyampaikan, penurunan di sejumlah pos APBD Sumenep tersebut tidak terlepas dari pengurangan dan transfer pemerintah pusat.

Gelombang PHK Hantam Jatim, Sumenep Tertinggi

Gelombang PHK Hantam Jatim, Sumenep Tertinggi

Sugeng Lestari menyampaikan, pihaknya mendorong perusahaan melakukan efisiensi di luar pemangkasan tenaga kerja. Misalnya, dengan menekan potensi kerugian internal dan meningkatkan efisiensi proses produksi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer