23.5 C
Madura
Monday, May 29, 2023

Berjiwa Santri, Hibahkan Hidup untuk Mengabdi

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah tokoh di Madura. H. Moh. Hosni menjadi salah satu tokoh yang mendapat apresiasi tinggi itu. Dia dinobatkan sebagai tokoh The Young Entrepreneur.

———————————————– 

SENYUM sumringah lahir dari bibir H. Moh. Hosni saat menghadiri malam anugerah Madura Awards 2021 pada 3 Desember lalu. Berpakaian khas bangsawan, dia hadir ditemani istri tercintanya, Romhana Alifah.

Langkah kecil penuh wibawa mengantarkan dua insan tamu kehormatan itu ke meja yang disiapkan panitia. Alunan musik tradisional dilengkapi kerlip lampu meneguhkan kemegahan kegiatan yang digelar di di Aula Bengkel Tenaga, Poltera, Sampang itu.

Hosni hadir sebagai tamu yang diberi penghargaan khusus. Dia dinobatkan sebagai Tokoh The Young Entreprenuer. Yakni, tokoh pengusaha muda sukses yang menginspirasi masyarakat, khususnya kaum milenial. 

Pria yang berulang tahun setiap 20 Mei itu memiliki omzet miliaran. Asetnya tersebar di hampir seluruh penjuru Pulau Garam. Sejumlah jenis usaha dijalankan. Di antaranya, Stasiun Pengisian Bahan Bakan Umum (SPBU).

Baca Juga :  Pembangunan TPA Butuh Rp 7 Miliar

Usaha tersebut berdiri di Pulau Kangean, wilayah daratan Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Kemudian, dia juga memiliki usaha perumahan elite dengan harga bersahabat yang berlokasi di Kecamatan Batuan, Sumenep dan Sampang.

Hosni merupakan sosok pribadi yang sangat sederhana dan berjiwa sosial tinggi. Dia selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu orang miskin. Tidak heran, jika pada beberapa kegiatan sosial, bapak dengan tiga orang anak itu selalu ada di garda terdepan.

Jiwa sosial itu terbentuk sejak mengenyam pendidikan di pondok pesantren. Sejak kecil, Hosni mondok di pesantren di Pulau Kangean. Kemudian, dia mempertajam ilmunya di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Lahir dari keluarga sederhana menuntut Hosni untuk terus bersemangat menimba ilmu. Dia juga harus memutar otak agar bisa menyambung hidup. Dari situlah, keinginan berwirausaha muncul dan ditekuni sampai detik ini. ”Modal saya adalah semangat dan memohon ridha Allah,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SD Tewas Tertabrak Truk saat Naik Motor

Mantan Dosen Akademi Keperawatan Pemkab Pamekasan itu menyampaikan terima kasih kepada JPRM atas apresiasi yang diberikan. Anugerah yang diterima itu mejadi motivasi untuk terus berbuat manfaat kepada masyarakat.

Penghargaan yang diterima tidak membuat Hosni lupa diri. Justru, mendorong agar terus konsisten dalam menebar manfaat. ”Alhamdulillah, penghargaan ini sebagai motivasi bagi saya untuk terus berbuat untuk masyarakat,” katanya.

Hosni juga berterima kasih kepada istri tercintanya atas dukungan penuh pada setiap usaha yang dijalankan. Berkat dukungan itulah, alumni Akademi Keperawatan Dharma Husada, Kediri itu bisa meraih sukses.

Saat sekarang, Hosni didapuk sebagai Ketua DPD Partai NasDem Sumenep. Melalui kendaraan politik itu dia memantapkan diri untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat. ”Saya hibahkan diri untuk mengabdi,” katanya.

Hosni mengajak seluruh masyarakat, utamanya kaum muda untuk terus bersemangat dalam mengejar mimpi. Sebab, bagi dia kesuksesan bukan milik anak orang kaya. Tapi, kesuksesan milik orang yang semangat mengejarnya. (pen/par)

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah tokoh di Madura. H. Moh. Hosni menjadi salah satu tokoh yang mendapat apresiasi tinggi itu. Dia dinobatkan sebagai tokoh The Young Entrepreneur.

———————————————– 

SENYUM sumringah lahir dari bibir H. Moh. Hosni saat menghadiri malam anugerah Madura Awards 2021 pada 3 Desember lalu. Berpakaian khas bangsawan, dia hadir ditemani istri tercintanya, Romhana Alifah.


Langkah kecil penuh wibawa mengantarkan dua insan tamu kehormatan itu ke meja yang disiapkan panitia. Alunan musik tradisional dilengkapi kerlip lampu meneguhkan kemegahan kegiatan yang digelar di di Aula Bengkel Tenaga, Poltera, Sampang itu.

Hosni hadir sebagai tamu yang diberi penghargaan khusus. Dia dinobatkan sebagai Tokoh The Young Entreprenuer. Yakni, tokoh pengusaha muda sukses yang menginspirasi masyarakat, khususnya kaum milenial. 

Pria yang berulang tahun setiap 20 Mei itu memiliki omzet miliaran. Asetnya tersebar di hampir seluruh penjuru Pulau Garam. Sejumlah jenis usaha dijalankan. Di antaranya, Stasiun Pengisian Bahan Bakan Umum (SPBU).

Baca Juga :  KPU Sumenep Hapus 213.225 Data Pemilih

Usaha tersebut berdiri di Pulau Kangean, wilayah daratan Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Kemudian, dia juga memiliki usaha perumahan elite dengan harga bersahabat yang berlokasi di Kecamatan Batuan, Sumenep dan Sampang.

- Advertisement -

Hosni merupakan sosok pribadi yang sangat sederhana dan berjiwa sosial tinggi. Dia selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu orang miskin. Tidak heran, jika pada beberapa kegiatan sosial, bapak dengan tiga orang anak itu selalu ada di garda terdepan.

Jiwa sosial itu terbentuk sejak mengenyam pendidikan di pondok pesantren. Sejak kecil, Hosni mondok di pesantren di Pulau Kangean. Kemudian, dia mempertajam ilmunya di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.

Lahir dari keluarga sederhana menuntut Hosni untuk terus bersemangat menimba ilmu. Dia juga harus memutar otak agar bisa menyambung hidup. Dari situlah, keinginan berwirausaha muncul dan ditekuni sampai detik ini. ”Modal saya adalah semangat dan memohon ridha Allah,” katanya.

Baca Juga :  PLN Disjatim Resmikan Lisdes Giliyang

Mantan Dosen Akademi Keperawatan Pemkab Pamekasan itu menyampaikan terima kasih kepada JPRM atas apresiasi yang diberikan. Anugerah yang diterima itu mejadi motivasi untuk terus berbuat manfaat kepada masyarakat.

Penghargaan yang diterima tidak membuat Hosni lupa diri. Justru, mendorong agar terus konsisten dalam menebar manfaat. ”Alhamdulillah, penghargaan ini sebagai motivasi bagi saya untuk terus berbuat untuk masyarakat,” katanya.

Hosni juga berterima kasih kepada istri tercintanya atas dukungan penuh pada setiap usaha yang dijalankan. Berkat dukungan itulah, alumni Akademi Keperawatan Dharma Husada, Kediri itu bisa meraih sukses.

Saat sekarang, Hosni didapuk sebagai Ketua DPD Partai NasDem Sumenep. Melalui kendaraan politik itu dia memantapkan diri untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat. ”Saya hibahkan diri untuk mengabdi,” katanya.

Hosni mengajak seluruh masyarakat, utamanya kaum muda untuk terus bersemangat dalam mengejar mimpi. Sebab, bagi dia kesuksesan bukan milik anak orang kaya. Tapi, kesuksesan milik orang yang semangat mengejarnya. (pen/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/