alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, May 20, 2022

KMP DBS III Tetap Angkut Penumpang

SUMENEP – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi memberlakukan larangan angkutan umum membawa penumpang sejak 24 April hingga 8 Juni 2020. Ketentuan itu menyusul kebijakan Presiden Joko Widodo untuk melarang aktivitas mudik Idul Fitri 1441 H.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III tetap berlayar kemarin (25/4). Kapal milik PT Sumekar (Line) itu berlayar dari Pelabuhan Batu Guluk, Pulau Kangean, menuju Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 10.00.

Direktur PT Sumekar (Line) Akhmad Zainal Arifin menyampaikan, pihaknya tetap membuka layanan jasa penyeberangan rute Kalianget-Kangean maupun sebaliknya. Pelayaran tetap buka meski ada larangan semua operator penyedia transportasi laut, darat, dan udara.

Hal itu dilakukan karena Sumenep termasuk kabupaten/kota yang belum menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selama belum ada kebijakan pemberhentian pengoperasian, dua armada kapal milik perusahaan pelat merah itu akan tetap beroperasi. Yakni, KMP DBS I dan III. ”Juga kami melayani pelayaran dalam daerah. Tidak antar kabupaten/kota,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Pemkab Terpadu Dikebut

Zainal menjelaskan, pihaknya menerapkan physical distancing dalam melayani jasa pelayaran. Seperti mewajibkan penumpang menggunakan masker. Selain itu melakukan sterilisasi kapal sebelum angkat jangkar.

Termasuk kendaraan dan barang yang diangkut kapal yang dibuat dengan biaya sekitar Rp 39 miliar pada 2018 itu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi persebaran virus korona melalui transportasi laut.

”Sesuai imbauan, kami tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 agar angkutan umum jalur laut aman dari persebaran virus,” tukas Zainal.

- Advertisement -

SUMENEP – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi memberlakukan larangan angkutan umum membawa penumpang sejak 24 April hingga 8 Juni 2020. Ketentuan itu menyusul kebijakan Presiden Joko Widodo untuk melarang aktivitas mudik Idul Fitri 1441 H.

Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III tetap berlayar kemarin (25/4). Kapal milik PT Sumekar (Line) itu berlayar dari Pelabuhan Batu Guluk, Pulau Kangean, menuju Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 10.00.

Direktur PT Sumekar (Line) Akhmad Zainal Arifin menyampaikan, pihaknya tetap membuka layanan jasa penyeberangan rute Kalianget-Kangean maupun sebaliknya. Pelayaran tetap buka meski ada larangan semua operator penyedia transportasi laut, darat, dan udara.


Hal itu dilakukan karena Sumenep termasuk kabupaten/kota yang belum menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selama belum ada kebijakan pemberhentian pengoperasian, dua armada kapal milik perusahaan pelat merah itu akan tetap beroperasi. Yakni, KMP DBS I dan III. ”Juga kami melayani pelayaran dalam daerah. Tidak antar kabupaten/kota,” ungkapnya.

Baca Juga :  Direktur BPRS Maksimalkan Tabungan dan Deposito

Zainal menjelaskan, pihaknya menerapkan physical distancing dalam melayani jasa pelayaran. Seperti mewajibkan penumpang menggunakan masker. Selain itu melakukan sterilisasi kapal sebelum angkat jangkar.

Termasuk kendaraan dan barang yang diangkut kapal yang dibuat dengan biaya sekitar Rp 39 miliar pada 2018 itu. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi persebaran virus korona melalui transportasi laut.

”Sesuai imbauan, kami tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 agar angkutan umum jalur laut aman dari persebaran virus,” tukas Zainal.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/