Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Mahal, Mesin RDF DLH Sumenep Tidak Maksimal

A
Penulis: Amin Basiri❯
OPTIMIS: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat melepas pengiriman perdana hasil olahan sampah ke PT SBI di depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (6/10).
OPTIMIS: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat melepas pengiriman perdana hasil olahan sampah ke PT SBI di depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (6/10).

SUMENEP, RadarMadura.id - Produksi mesin refuse derived fuel (RDF) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep tidak maksimal.


Advertisement

Mesin yang diproyeksikan dapat mengurangi volume penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) itu hanya bisa mengolah dua ton setiap dioperasikan. 

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Achmad Junaidi mengakui bahwa hasil produksi mesin tersebut tidak maksimal.

Menurut dia, kendalanya ialah jadwal operasional dan sumber daya manusia (SDM)-nya terbatas.

Advertisement

Untuk sementara ini masih terbatas, kurang lebih dua ton setiap dioperasikan, terangnya. 

Karena itu, dia menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk melakukan pengembangan dan penambahan SDM.

Hal itu untuk meningkatkat kapasitas operasional dan hasil produksi.

Advertisement

Kami sudah ada upaya kesana, mulai dari penambahan alat, jadwal operasional akan kami tambah kedepannya, katanya. 

Dia menambahkan, baru melakukan pengiriman perdana hasil olahan sampah.

Pemkab Sumenep telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

Sejak awal beroperasi kami baru mengirimkan sebanyak 24,1 ton RDF ke PT SBI, ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri menyoroti kondisi tersebut.

Dia menegaskan, efektivitas mesin pengolah sampah senilai Rp 2,8 miliar itu harus benar-benar dimaksimalkan.

Menurut dia, alat itu harus memberikan kontribusi nyata tersehadap pendapatan asli daerah (PAD). 

Sesuai dengan kesepakatan awal, DLH kan membeli mesin itu selain untuk mengurasi penumpukan sampah, juga untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Karena itu, harus maksimal memanfaatkan mesin itu, tegasnya. (tif/han)

Advertisement
Editor : Amin Bashiri
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

Bupati Fauzi Siapkan Langkah Strategis Majukan Sumenep Usai Borong Enam Penghargaan Wilwatikta Award

kemajuan Sumenep ke depan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjalankan seluruh agenda pembangunan.

Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rapat Timpora Kabupaten Sumenep

Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rapat Timpora Kabupaten Sumenep

Imigrasi Pamekasan menggelar rapat Timpora Sumenep untuk memperkuat pengawasan WNA, sinkronisasi data, dan koordinasi lintas instansi.

Sumenep Borong Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

Sumenep Borong Penghargaan Sepanjang 2026, Bupati Fauzi Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pihak-pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan Kota Keris.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer